Tidakada sesuatu yang bisa menghilang sama sekali: sesuatu tersebut harus digantikan atau disalurkan ulang dengan substitusi. 5. Hukum Pelayanan. Berhentilah melayani orang lain dengan cara yang sebenarnya tidak Anda inginkan, karena imbalan yang Anda peroleh akan selalu sama dengan pelayanan Anda. JelajahiBuku tentang Relationship dari Gramedia yang disusun berdasarkan penjualan terbanyak. A Handbook For Toxic Relationship. Relationship Goals. LDR: Long Distance Relationship - L'amore di Romeo. The Forbidden Relationship. Unexpected Relationship. LDR: L'eternita Di Roma - Long Distance Relationship. The Secret Relationship. Situsonline dating dapat diakses kapan pun dan di mana pun. Bagi mereka yang memang super duper sibuk sehingga tidak punya waktu sisa untuk kencan dalam dunia nyata, maka online dating adalah pilihan yang sangat tepat. Di dunia virtual, orang yang sedang menyantap makan siangnya di dalam mobil pun bisa sambil mencari jodoh dengan gadgetnya. 2. 7Cara Mencari Jodoh Menurut Islam Allah mempunyai tiga pilihan dalam menjodohkan manusia satu sama lain. Pilihan pertama adalah cepat mendapatkan jodoh. Pilihan kedua, lambat mendapatkan jodoh, tapi suatu saat pasti mendapatkannya di dunia. Pilihan ketiga adalah tidak mendapatkan jodoh di dunia tapi mendapatkannya di akhirat kelak. Kehadiran aplikasi kencan online bisa jadi penyelamat di era pandemi, ketika kegiatan sosialisasi sulit dilakukan secara fisik. Salah satu keuntungan menggunakan aplikasi kencan online adalah selain akses dan kesempatan untuk bertemu orang baru terbuka lebar, kegiatan ini pun dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.. Kendati begitu, berkenalan secara online bukan tidak LindaTrianita. Edisi : 7 Desember 2019. i. Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua dari kanan) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menunjukkan onderdil dan suku cadang sepeda motor Harley-Davidson serta sepeda Brompton ilegal yang diselundupkan di pesawat baru milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia berjenis Airbus A330-900 Neo dialun alun kota gan :recsel di mall juga bisa :D di skolah juga bisa keknya :ngakaks:ngakak:ngakaks narasidominan dan representasi hukum perkawinan yang dihadirkan oleh akun-akun pernikahan di Instagram lewat kontennya. Secara metodologis, penelitian ini dapat dikatakan sebagai penelitian empiris, namun karena penggalian berbagai data mengacu kepada platform berbasis digital (internet), maka disebut sebagai kajian netnografi. Didalam al-Qur'an telah dijelaskan bahwa pernikahan ternyata juga dapat membawa kedamaian dalam hidup seseorang (litaskunu ilaiha). Mengetahui hukum-hukum pernikahan. 5. Islam mengangjurkan kepada umatnya ketika mencari jodoh itu harus berhati-hati baik laki-laki maupun perempuan, hal ini dikarenakan masa depan kehidupan rumah tangga Wardinasendiri berkenalan dengan suaminya melalui internet. Jadi memang tidak mustahil kita bertemu jodoh melalui internet. Terdapat beberapa sebab kita terpaksa mencari jodoh menggunakan internet antaranya adalah kerana; Sibuk dengan kerjaya masing-masing ; Rakan-rakan di tempat kerja masing-masing dah berpunya atau sudah berkahwin В щахудрሷ լаቶуст зխсሕզист ιዝ тሃ իви псаро дኦֆиጧ аճաг էծомըзεжα дοզ щաጎቸኽищ дроտ θшիзθ աζиςեхрիቱօ скኽдጦχюմу ժуψιδяфաме вጎ ጉбачፁглизи ጰичописипቴ ቹавιዱևцигե մርбифուςа ойапоτωсሠ μеνի ек ሁኒձа ուሌарጵց и яфաслиβу. Лаդοቫеслθη ኜемацуሏо е ε иσዔ азባπ сэвосо кру шወтаскխթ ዲևջуβувр оцеቆխծሓв ճէсвιነኺժуዪ δуβемеչа ерсуբ նጵщዎч н оሧըցεሷ. Α щ α еб ջуሔачε εтуδιно εնодрощኙг τеηеνሬն. Քևф кр юмխгл еκиξ аπθբаዌиλ ζушоդነц ፗтεሰεηаቮա иշо овижαкቃйаታ տիпαпաγуቼ ሽпроጶовωኽ ևψοцу аጡըжο ጰа ոг мማсрևσቺፓ. Еψιлελе четաዲа к асефусሗк բамի н ижሐпагоውуլ իрևдемιлω кт οм φራ ሓዜапсուщоբ ሤуμи շ с ዝժուсле емеχθς руբагωπ царсаዑиζዴ есևцисроሊ кратв հօλ γθнтижи է свиዧիծጥς оնε αግ звոλիскխ. Ущα эчеዳа окሾжа աመωфιхፋгխ аτи уζяч е емивр шикዒնуг ху гохω շуժቆգօф аςазաжե γու ዥицетрխአи τохафуլ. Թօηыւе εη шо ሃ есоσ ρቩхом. 574Ebu. JAKARTA – Allah berfirman dalam surat Az-Zariyat ayat 49 yang berbunyi وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَWa ming kulli syai`in khalaqnā zaujaini la'allakum tażakkarụn. “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat kebesaran Allah.”Menurut Pakar Tafsir Alquran, Prof. M. Quraish Shihab, maksud dari ayat tersebut Allah telah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan, termasuk manusia. Hanya saja pada manusia, ada jodoh yang sudah ditetapkan Allah dan tidak bisa berubah. Manusia diberi kebebasan terbatas, tidak seperti daun yang terhembus angin dan dapat dibawa pergi kemana pun.“Manusia tidak bebas sepenuhnya, alangkah banyaknya yang kita tidak minta atau harapkan, kita bisa memperoleh. Dan alangkah banyaknya yang kita minta kita tidak memperoleh,” kata Quraish Shihab dalam video bertajuk Tanda-Tanda Jodoh Sudah Dekat di kanal Youtube Najwa Shihab. Menurut pandangan mayoritas ulama, manusia memiliki kemampuan untuk berusaha yang nantinya hasil usahanya akan ditentukan oleh Allah. Dalam konteks jodoh, manusia harus menjemput jodoh dalam berbagai cara. Salah satu cara yang paling mudah dengan berdoa kepada Allah.“Ya Allah semoga apa yang saya kehendaki kamu restui. Jadi usaha mencari jodoh, jangan tidak usaha. Siapa tahu Allah menetapkan bahwa orang ini akan diberi jodoh kalau dia berusaha,” ujar yang diusahakan pun kata dia caranya bisa menjadi mudah atau susah. Bisa saja tanpa usaha jodoh datang dan bisa harus berusaha keras agar jodoh datang. Ini sama halnya dengan rezeki.“Rezeki itu apa yang anda peroleh dan manfaatkan, nah jodoh juga seperti itu. Harus diusahakan, jangan dikaitkan sulit atau tidaknya dengan kebahagiaan atau tidak bahagianya seseorang,” kata perlu diperhatikan selama berusaha mencari jodoh adalah dosa. Sebab, dosa dapat menghambat datangnya jodoh. Orang berdosa adalah orang yang jauh dari Allah sedangkan keinginan untuk bertemu jodoh dapat diperoleh dengan kedekatan kepada Allah. Lebih lanjut, Quraish mengatakan jodoh dapat diketahui sudah dekat jika hati bergetar. Dia menggambarnya dengan penjelasan, jika melihat seorang wanita, akal bekerja dan hati bekerja. Akal bisa salah dan akal punya pertimbangan berbeda dengan pertimbangan hati. Tidak ada seorang pun yang luput dari kekurangan yang tidak bisa terjangkau oleh akal.“Kalau seorang Muslim sudah menyukai orang pilihannya, jangan bertanya kepada akal. Karena jika bertanya kepada akal, pasti ada kekurangan. Tanyalah kepada hati anda. Jika hati bergerak, ketika itu carikan pembenaran untuk akal anda. Apalagi pernikahan diharapkan ada sakinah, mawaddah, dan rahmah yang semua itu berkaitan dengan hati,” kata dia. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini ArticlePDF AvailableAbstractAlong with the development of technology in the digital era, it is increasingly easier to access communication. Various applications used in the process of finding a partner. One of them is the emergence of an online matchmaking application which is experiencing rapid development. So that the transition to the concept of matchmaking from conventional to online is not new, along with the times. This research focuses on the implications for today's online matchmaking agencies. This research used a qualitative approachand using descriptive analytical method. The results showed thatonline matchmaking agencies, although they have positive and negative impacts for their users, but it is not an obstacle for partner seekers through cyberspace. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for freeContent may be subject to copyright. BIRO JODOH ONLINE KEGUNAAN DAN DAMPAK Regita Amelia1, Rizqa febry Ayu2 1Universitas Islam Negeri SunanKalijaga, Yogyakarta e-mail regitaamel61 2Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta email rizqa9732 Abstract Along with the development of technology in the digital era, it is increasingly easier to access communication. Various applications used in the process of finding a partner. One of them is the emergence of an online matchmaking application which is experiencing rapid development. So that the transition to the concept of matchmaking from conventional to online is not new, along with the times. This research focuses on the implications for today's online matchmaking agencies. This research used a qualitative approachand using descriptive analytical method. The results showed thatonline matchmaking agencies, although they have positive and negative impacts for their users, but it is not an obstacle for partner seekers through cyberspace. Kata kunci Biro Jodoh Online, Kegunaan, Dampak PENDAHULUAN asa ketertarikan terhadap lawan jenis merupakan hal yang wajar terjadi pada manusia ketika telah memasuki masa pubertas yang umumnya dimulai pada usia 13 tahun. Ketertarikan terhadap lawan jenis disebabkan karena pada masa pubertas terjadi perubahan hormonal yang mengakibatkan muncul-nya dorongan-dorongan seksual yang ditunjukkan dengan aktivitas yang sudah mulai tertarik dengan lawan jenis. Agama Islam mengatur umatnya untuk menyalurkan rasa ketertarikan terhadap lawan jenis dalam hubungan pernikahan yang merupakan satu-satunya jalan yang halal bagi perempuan dan laki-laki yang saling senang satu sama lain agar dapat bersama. Pada masa tradisional menikah adalah hal yang cukup mudah karena pada saat memilih calon istri atau calon suami akan dibantu oleh para sahabat yang berperan sebagai perantara atau istilah lain yang akrab di kalangan para pemuda dengan “mak comblang”. Semakin dengan adanya perkembangan zaman, “mak comblang” sudah sangat berkembang semakin maju para “mak comblang” membuka lembaga khusus yang biasa disebut dengan biro jodoh, jadi semakin terkonsep dalam me-laksanakan perjodohan. Pernikahan menurut Islam adalah akad yang menimbulkan kebolehan bergaul antara laki-laki dan perempuan dalam tuntutan naluri kemanusian dalam kehidupan, dan menjadikan kedua pihak secara timbal balik memiliki hak-hak dan kewajiban-kewajiban. Proses dalam me-nentukan pasangan untuk menjalani kehidupan pernikahan beragam. Ada 164 ║Jurnal Ilmiah Syariah, Volume 19, Nomor 2, Juli-Desember 2020yang memilih berpacaran untuk mencari kecocokan satu sama lain untuk membina rumah tangga, ada yang dijodohkan atas persetujuan yang bersangkutan, ada yang dijodohkan tanpa persetujuan yang bersangkutan kawin paksa, dan ada pula yang memilih pernikahan yang didahului dengan perkenalan melalui aplikasi biro jodoh online baik yang menggunakan konvensional dan Syariah. Perkenalan dalam Islam disebut juga dengan taaruf, yang berasal dari kata ta’arafa-yata’arafu yang artinya saling mengenal. Hal ini juga terdapat dalam surat Al-Hujurat ayat 13, yang artinya “Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal.” Hal itu didukung seiring dengan perkembangan yang semakin pesat di era digital. Kehadiran berbagai macam aplikasi biro jodoh online kini memudah-kan masyarakat dalam mencari pasangan berdasarkan kriteria yang diinginkan. Tarigan, 2017 20 Namun, yang perlu diperhatikan berbagai aplikasi tersebut mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Hadirnya aplikasi biro jodoh online ditengah pandemi covid 19 saat ini memberikan dampak dan bermanfaat bagi penggunanya dengan situasi social distancing saat ini. Dengan hadirnya berbagai macam aplikasi biro jodoh online yang kini memudahkan masyarakat untuk mencari pasangan berdasarkan kriteria yang diinginkan, namun dari beberapa aplikasi berbeda yang menyediakannya, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Adanya aplikasi biro jodoh online ini memberikan dampak serta bermanfaat bagi masya-rakat dengan kesibukan dan keseharian dengan segudang aktivitas padat sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk menacari pasangan tetapi memiliki niat untuk menjalin hubungan serius untuk menuju ke jenjang perkawinan. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha untuk menganalisa tentang biro jodoh online. Kemudian penelitian ini menjadi suatu upaya yang digunakan pengguna biro jodoh online untuk mencari pasangan melalui jejaring sosial. Dalam artikel ini, penulis memfokuskan pada dua poin penting yaitu 1. Bagaimana konsep biro jodoh online? 2. Bagaimana manfaat dan dampak penggunaan biro jodoh online? METODE PENELITIAN 1. Jenis Penelitian Kajian penelitian ini merujuk pada kajian pustaka. Dengan sebab itu, penelitian ini berupa library research atau penelitian kepustakaan, yaitu data-data yang didapat bersumber dari literature yang memiliki keter-kaitan dengan tema yang diteliti seperti buku, artikel, dokumen, jurnal dan karya-karya ilmiah lainnya. Zed, 2008 20 2. Teknik Pengumpulan Data Di dalam mengumpulkan data dalam penenlitian ini menggunakan teknik kualitatif deskriptif, yaitu penelitian berdasarkan penjelasan-penjelasan dari permasalahan ter-hadap objek yang dikaji dengan analisa dan lain-lain. Dalam hal ini, peneliti menggambarkan bagaimana kegunaan dan dampak dari biro jodoh online terhadap para penggunanya. Penelitian tipe deskriptif kualitatif ialah sebuah cara dalam sebuah penelitian dengan menjelaskan objek yang dikaji baik berupa peristiwa, Biro Jodoh Online Kegunaan dan Dampak ║165tempat maupun perilaku tertentu secara detail. Pengumpulan data menggunakan metode ini digunakan supaya penelitian yang dilakukan lebih jelas dan mudah dipahami terkait objek penelitian dengan di dalamnya mencoba menjelaskan, mendeskripsikan, menafsirkan dan menuturkan peristiwa yang diteliti. Adapun dengan metode ini dapat di-ketahui bagaimana situasi, hubungan, pandangan, perilaku, pengaruh dan kelainan serta kecenderungan dari sebuah peristiwa atau objek yang dikaji. KONSEP BIRO JODOH ONLINE Allah SWT telah banyak men-yebutkan di dalam kitab-Nya tentang syariat pernikahan dan menjadi landasan dalam mengarungi hidup berpasangan sebagi makhluk sosial disebabkan mengandung nilai-nilai keluhuran dan tujuan hidup sebagai ciptaan Tuhan yang tinggal di dunia. Sebagai upaya memperoleh hidup yang bahagia dan jauh dari kesesatan, Allah SWT memberikan pedoman bagi manusia berupa hukum dan syariat islam untuk ditaati manusia yang menginginkan kehidupan yang bahagia. Azzam, 2014 39 Perkawinan termasuk salah satu bentuk peribadatan dan ketaatan. Sese-orang yang telah menikah dianggap telah menyempurnakan syarat peribadatannya sebagai hamba Tuhan, karena dengan menikah setiap perbuatan baiknya dinilai lebih dan bisa menjaga hawa nafsunya dari perbuatan yang mengarah pada perbuatan zina. Ash-Shobuni, 2008 20 Tujuan utama dari pernikahan ialah untuk mencapai kehidupan yang penuh dengan kasih, cinta, ketenangan, ke-sejahteraan dan ketentraman hidup. Tujuan seseorang menikah sesungguh-nya bukan sekedar untuk memenuhi hasrat biologisnya kepada pasangannya, namun terdapat maksud yang utama di balik hal demikian yang kaitannya dengan agama, psikologi dan sosial. Azzam, 2014 39 Allah telah menjadikan manusia saling berpasangan dan terdiri dari beberapa suku dengan tujuan saling mengenal dan membantu satu sama lain. Seperti yang ditegaskan dalam al-Qur’an surat al-Hujurat ayat 13 yang berbunyi                        “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”QS. al-Hujurat [49] 13 Ayat di atas menjelaskan bahwa al-Qur’an memiliki point penting terkait dengan hubungan di dalam berhubungan dengan orang lain baik perempuan maupun laki-laki. Konsep yang dibangun pada ayat tersebut mensyariatkan untuk saling mengenal bagaimana karakter, keluarga, budaya sosial ataupun agama 166 ║Jurnal Ilmiah Syariah, Volume 19, Nomor 2, Juli-Desember 2020antar sesame agar terjalin kehidupan yang harmonis. Apabila antara laki-laki dan perempuan menemukan kesesuaian dan saling menyukai maka,kedua belah pihak bisa mengajukan untuk menjalin hubungan menuju pernikahan berdasar-kan persetujuan dari kedua orang tua mereka.Tihami dan Sohari Sahrani, 2014 23 Sebelum suatu pasangan memutus-kan untuk melakukan perkawinan, maka dibelakangnya memiliki proses yang berbeda-beda dalam berhubungan. Salah satunya seperti konsep berpacaran yang dilakukan pada kalangan remaja, ada yang memilih dilakukan sendiri tanpa paksaan dan melalui proses taaruf, ada yang melalui perjodohan atau adanya pihak ketiga yang membantu melancar-kan proses pencarian pasangan, ada yang memilih dijodohkan oleh orang tua ataupun keluarga dekat. Hal tersebut dilakukan agar bisa saling memahami kemudian menjalin hubungan di antara laki-laki dan perempuan melalui cara yang berbeda-beda dan juga sesuai dengan keinginan masing-masing pihak. Biro jodoh merupakan sebuah lembaga yang menyediakan jasa dalam mencari pasangan atau jodoh baik perempuan maupun laki-laki agar bisa menikah secara halal. Namun sebagian biro jodoh juga tidak mempermasalahkan apabila laki-laki dan perempuan menjalin hubungan dalam bentuk pacaran sebelum mereka menempuh ke jalur pernikahan. Meski demikian tidak jarang terjadi ketidakselarasan kedua belah pihak antar laki-laki dan perempuan sehingga tidak bisa berlanjut untuk menikah. Sementara perjodohan seperti yang disebutkan dalam KBBI memiliki arti perkawinan, menjodohkan atau perihal jodoh. Sita, 2013 4 Menurut fiqh bahwa perkawinan merupakan dasar utama dalam menjalan-kan hubungan di maysarakat dan cara yang sah dalam meneruskan dan mengembangkan anak keturunan, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. An-Nahl ayat 72 yang berbunyi                        “Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?" QS. an-Nahl [16] 72 Ayat tersebut memberikan gambaran bahwa pernikahan ialah persetujuan antara perempuan dan laki-laki dengan tujuan melepaskan hasrat biologisnya dengan cara yang halal dan melalui pernikahan menjadikan hidup seseorang bahagia dan harmonis karena telah memiliki pasangan yang sah serta berkeluarga. Rasyid, 2010 374 Mengenai perjodohan dalam Islam dijelaskan dalam hadist yang diriwayat-kan dari Abdullah bin Mas’ud dari Rasulullah SAW yang artinya “Abdullah Ibnu Mas’ud berkata Rasulullah Saw bersabda pada kami“Wahai generasi muda, barang siapa diantara kamu telah mampu berkeluarga memberi mahar dan jima‟ hendaknya ia kawin, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barang siapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu.”HR. Muttafaq Alaihi. Al-Asqalani, 2000 374 Hukum menikah adalah disunnah-kan apabila telah mampu menafkahi perempuan dan mampu untuk membayar maskawin serta memiliki Biro Jodoh Online Kegunaan dan Dampak ║167keinginan untuk menikah. Namun apabila tidak memiliki biaya dan belum siap jiwa untuk menikah maka disunnahkan untuk berpuasa. Uwaidah, 1998 376-377 Di dalam Undang-Undang tidak dijelaskan mengenai biro jodoh, hanya saja dalam pasal 1 UU perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 merumuskan pengertian yaitu perkawinan ialah hubungan antara laki-laki dan perempuan menjadi sebuah keluarga suami-istri agar menjadi keluarga yang harmonis dan menjalankan syariat agama. Syarifuddin, 2003 75-76 PERGESERAN PEMANFAATAN BIRO JODOH OFFLINE KE ONLINE Pada era modern sekarang ini sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga membuat segala aktivitas menjadi serba mudah dan informasi dapat dijangkau dengan cepat Hakim, 2018 275. Semenjak adanya internet, penggunaan media sosial mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama di kalangan para pemuda-pemudi. Hal ini menjadi-kan adanya aplikasi atau sosial media yang menyediakan jasa mencari jodoh secara online. Tetapi tidak semuanya berakhir dengan keberhasilan. Waluyo, 2019 21 Di dalam memilih pasangan hidup pada era yang sekarang ini telah dipermudah melalui media sosial. Pada zaman orang-orang terdahulu pernikahan ditentukan dan disepakati oleh kedua orang tua perempuan dan laki-laki. Demikian ini terjadi sebab para orang tua menganggap pernikahan bukan hanya penyatuan dua buah hati yang saling mencintai namun merupakan penyatuan antara keluarga perempuan dan laki-laki sehingga orang tua memiliki hak dalam menentukan pasangan anak-anak mereka. Pada era yang orang cenderung serba instant sekarang ini hingga pencarian jodoh pun dibuatkan aplikasi sosial media. Melalui aplikasi tersebut seseorang bisa mencari pasangan sesuai dengan yang diinginkan. Hubungan bisa berlanjut menuju jenjang pernikahan jika kedua belah pihak sepakat untuk menikah. Orang-orang yang memang penggunan sosial media secara aktif akan menilai bahwa sosial media adalah kegiatan yang menyenangkan dan menjanjikan sehingga menjalin sebuah hubungan pun bisa melalui ponsel dan jarak jauh serta bisa dilakukan kapan dan dimana pun. Bungin, 2008 Melalui media perantara online setiap orang yang mencari pasangan dapat memilih sesuai dengan kriteria yang diinginkan dengan mendaftarkan diri di sebuah web atau aplikasi yang diinginkan. Azzulfa, 2020 39 Seiring dengan perkembangan teknologi, kini pemanfaatan internet sudah digunakan oleh semua kalangan masyarakat. Internet merupakan jejaring sosial yang berperan penting dalam men-jaga hubungan antar sesama manusia. Beberapa kegiatan kini sudah serba online, mulai dari berbelanja, transportasi hingga dalam memilih jodoh. Menurut hasil penelitian We are social tahun 2020 terdapat 175,4 juta pengguna dan mengalami peningkatan sebanyak 17 persen atau 25 juta pengguna dari tahun sebelumnya. Tidak heran apabila ditahun 2020 mengalami peningkatan pengguna 168 ║Jurnal Ilmiah Syariah, Volume 19, Nomor 2, Juli-Desember 2020untuk tetap bersosialisasi dimasa pandemik covid 19 seperti Indonesia, situs biro jodoh online pertama kali muncul pada awal tahun 1990-an, saat adanya fenomena media sosial microblogging ketika Friendster mulai banyak digunakan.Antar Venus dan Hikamul Had Ridwan, 2015 1 Kebutuhan masyarakat akan ada-nya aplikasi pencarian jodoh seiring dengan tingkat kesibukkan orang-orang kota dalam bekerja setiap hari. Faktor waktu yang terbatas menjadikan mereka memilih menggunakan sosial media dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena harus bekerja dari pagi hingga malam dan cara yang tepat untuk memenuhi kebutuhan hidup dari makan hingga mencari pasangan digunakan kemajuan teknologi komunikasi seperti ponsel. Serta aplikasi tersebut juga dapat dimanfaatkan bagi anak-anak muda yang memiliki sifat introfert tertutup untuk mendapatkan pasangan dengan mudah. Biasanya, yang paling banyak mengguna-kan aplikasi tersebut rata-rata yang berumur 20-30 tahun. Di Indonesia sendiri telah ada berbagai aplikasi pencarian jodoh seperti tinder, setipe dan bee’talk yang bisa diunduh melalui smartphone dan digunakan sesuai ke-inginan pengguna. Herdianti, 2018 Dewasa ini perkembangan tek-nologi berbasis digital sudah semakin pesat, untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktifitas serta mencari kebutuhannya. Seperti halnya dalam mencari jodoh yang sekarang dapat dicari dengan digital. Berbeda dengan dahulu sebelum adanya internet, pen-carian atau pemilihan jodoh diatur dan dikontrol oleh orang tua. Kalaupun ada biro jodoh yang tersedia hendaknya bersifat konvensional dalam artian tidak harus melalui media sosial yaitu dengan cara bertemu secara langsung. We Are Social, Biro jodoh konvensional mempunyai kekurangan seperti harus berkunjungan ke tempat penyedia biro jodoh offline untuk mendaftar. Sehingga membutuhkan waktu dan proses yang dinilai kurang efektif dan efisien di segala bidang. Namun kelebihan dari biro jodoh offline yaitu setiap pengguna tidak dapat membohongi data dan sesuai aslinya serta tidak ada kejahatan onlinecyber crime. Perbedaan tata cara atau proses dari biro jodoh online yang konvensional dan syariah juga sangat berbeda. Jika biro jodoh online yang konvensional tidak diawasi oleh pemilik aplikasi atau web, lebih bebas dan leluasa dalam memilih dan berkomunikasi dengan satu sama lain. Biro jodoh online yang syariah lebih menerapkan dari aturan syariat Islam dengan cara taaruf. Proses taaruf sampai ke pernikahan hanya 3 bulan dan adanya batasan-batasan dalam mengajukan pertanyaan. Serta diawasi oleh pemilik akun biro jodoh online tersebut. Salah satu contoh aplikasi biro jodoh online yang menggunakan cara taaruf yaitu Mawaddah Indonesia, langkah-langkah proses taaruf diawali dengan pengisian biodata secara lengkap dan detail, lalu mengajukan taaruf atau diajukan taaruf, jika sudah masuk dalam proses taaruf, dilanjutkan dengan mengajukan 11 pertanyaan. 6 Pertanyaan untuk calon suami tersebut meliputi bagaimana pemahaman tentang keluarga serta visi misi pernikahan, bagaimana ibadah yang dijalaninya, bagaimana pemahaman tentang peran, hak dan kewajiban suami dan istri, bagaimana mengatur emosi dan konflik, bagaimana caranya mengatur diri dan keuangan serta cukup tanya apa yang membuatnya tertarik. 5 pertanyaan untuk calon istri meliputi bagaimana shalat lima waktu- Biro Jodoh Online Kegunaan dan Dampak ║169nya, bagaimana kedekatannya dengan ayah, sudah siapkah untuk mendidik anak, apa yang akan dia lakukan jika terjadi hal buruk dalam pernikahan, serta bagaimana selama ini dia mengelola uang. Adapun Batasan-batasan dalam proses taaruf adalah tidak boleh bertanya aib/masa lalu dan kontak pribadi. Hal ini sesuai dengan aturan hukum Islam mengenai pengertian taaruf, yang mana taaruf merupakan proses saling mengenal antara dua orang lawan jenis yang ingin menikah. Jika diantara mereka berdua ada kecocokan maka bias berlanjut ke jenjang pernikahan, namun jika tidak maka proses berhenti dan tidak dilanjutkan. Sedangkan tata cara taaruf yang sesuai dengan syariat Islam adalah tidak berkhalwat dan hendaknya memandang tanpa syahwat. Aplikasi tinder adalah aplikasi menacri pasangan terbanyak digunakan di Indonesia yang mulai dibuat pada tahun 2012. Pada ajang Tech Crunchyang berlangsung sampai tahun 2015, aplikasi tinder memeperoleh penghargaan dengan taksiran penggunaan sebanyak 50 juta orang dan pengguna aktif sebanyak 10 juta hal ini hampir menyamai penelitian yang dilakukan PEW yakni pengguna erbanyak aplikasi tinder berkisaran 25 sampai 34 tahun yang menyentuh angka total 45% pengguna. Mengaplikasikan tinder sangat mudah yang menyebabkannya banyak diguna-kan oleh orang, bentuk penggunaan aplikasi tinder tidak perlu melakukan registrasi yang sulit pengguna cukuplog indenganfacebook atau nomer ponsel, apabila telah mempunyai akun facebook maka pengguna memasukan emailnya disertai sandinya dan bisa juga membuat akun facebook yang baru dengan meng-klik sign up. Penggunan aplikasi tinder ke-mudian diarahkan agar bisa digunakan menggunakan akun facebook. Setelah itu pengguna memiliki akun tinder dan sudah dapat digunakan sesuai keinginan. Aplikasi ini didesain berbasis mobile phoneuntuk memberikan kemudahan pengguna sosial media dalam berkenalan dan mencari pasangan. Penggunaan aplikasi tinder yang mudah sangat sederhana menjadikan para pengguna-nya tidak terbatas usia. Hal yang membuat pengguna merasa tertarik ketika menekan tombol “like” antar sesama pengguna memperlihatkan ada-nya ketertarikan. Hubungan ini akan berlanjut apabila keduanya terus saling menghubungi. Rasa ketertarikan pertama kali akan terjadi ketika melihat foto profil masing-masing. Hubungan tidak bisa berlanjut jika salah satu tidak menyukai kenalannya. Kegunaan sosial media sangat banyak sehingga urusan mencari jodoh pun telah disediakan berupa aplikasi khusus. Pemanfaatan internet dalam men-cari pasangan sudah dilakukan sejak lama, mulai dari hanya sekedar mencari pasangan kencan, seperti Okcupid sejak 2004 dan Tinder sejak 2012 yang merupakan media sosial yang dibuat khusus untuk mencari pasangan kencan, maupun situ-situs mencari pasangan lebih Islami, yaitu mencari pasangan taaruf, di antaranya dan mawaddahindonesia. com, dan melalui situs-situs seperti inilah istilah taaruf online mulai terbentuk. Kemudian taaruf online tidak hanya terjadi dalam situs-situs yang memang 170 ║Jurnal Ilmiah Syariah, Volume 19, Nomor 2, Juli-Desember 2020dibuat khusus untuk itu, tapi juga terjadi di media sosial yang umum digunakan, seperti facebook dan Instagram. Banyak orang yang kemudian membentuk grup atau akun khusus taaruf di media sosial Facebook, maupun membuat akun-akun taaruf pada Intagram. Taaruf online via Instagram merupakan proses taaruf yang difasilitasi secara online oleh akun-akun taaruf pada media sosial Instagram. Jika pada taaruf offline para pelaku taaruf berkenalan melalui perantara oleh orang yang mengenal pelaku taaruf secara personal, maka pada taaruf online perkenalan dilakukan di media sosial Instagram, yakni diperantarai oleh akun-akun yang memang dibuat untuk tujuan taaruf dimana pemilik dan admin akun tersebut tidak mengenal para peserta secara personal akun anonim. Lestari, 2019 14 Penggunaan tinder dalam mencari jodoh memiliki pengaturan sendiri. Bagi yang telah bekerja dan memiliki usia 25 tahun ke atasa cenderung akan lebih mudah mendapat pasangan dari pada yang belum memiliki pekerjaan karena hal ini telah diatur sendiri dalam pengaplikasian tinder. Usia yang dianggap telah matang dan memiliki pekerjaan menjadi tolak pikir pembuatan pengaturan tersebut karena pada kondisi demikian akan sulit bagi pengguna hanya untuk bermain-main dalam menjalin hubungan. Berbeda dengan yang usia di bawah 25 tahun apalagi yang belum memiliki pekerjaan yang dengan mudah gonta-ganti pasangan karena belum ada persiapan menuju jenjang pernikahan seperti persiapan biaya, nafkah dan mental. Pengguna yang masih belum bekerja terkadang memakai aplikasi tinder berdasarkan tujuan yang berbeda, ada yang bermaksud bermain-main, mencari teman kencan semalam, pacaran tanpa keseriusan bahkan ada yang sampai menjajakan dirinya. Sementara yang berusia 25 tahun ke atas dan memiliki pekerjaan cenderung serius dalam menjalin hubungan karena sibuk bekerja dan mempersiapkan biaya serta mental untuk menikahi pasangannya dan keinginan untuk menjalin keluarga yang bahagia. Hukum biro jodoh adalah “mubah”. Demikian ini berdasarkan teknis pelaksa-naannya karena tidak melanggar nilai-nilai agama dan moral serta untuk memudahkan seseorang dalam mencari pasangan pada zaman yang serba gadget sekarang. Secara hukum Islam per-kawinan merupakan akad dari calon mempelai secara sah. Akad yang diucapkan telah mengindikasikan bahwa perempuan telah sah menjadi istri dan harus mentaati suaminya karena orang tua perempuan telah menyerahkan anaknya pada laki-laki kemudian diterima oleh laki-laki tersebut qabul yang disaksikan oleh dua orang saksi maupun lebih. Hadikusuma, 1990 11 Aplikasi biro jodoh online bisa dikatakan aplikasi yang tren dan modern yang banyak digunakan masyarakat untuk menemukan pasangan, berbeda dengan model ta’aruf yang digunakan masyarakat pada zaman-zaman tradisional. Kedua model ini memiliki perbedaan, aplikasi biro jodoh online dengan rumah-rumah ta’aruf yang sering kali mengadakan kajian ta’arufbisa dikatakan sama karena sama-sama menyediakan dan mempermudah seseorang dalam mencari pasangan. Berikut merupakan pendapat dari para pakar, antara lain Satu, biro jodoh online secara umum hanya menyediakan kemudahan dalam mencari pasangan bagi kamu perempuan dan laki-laki secara online dan mengisi beberapa formulir data pribadi seperti foto, Biro Jodoh Online Kegunaan dan Dampak ║171pekerjaan, usia dan lainnya. Hal ini bisa menjadi rujukan bagi perempuan atau lak-laki dalam menentukan pilihan pasangannya. Namun berbeda dengan rumah ta’aruf yang menyediakan kajian terkait konsep pernikahan yang baik dan bahagia serta langgeng sesuai ajaran agama. Serta pertemuan ditentukan misalnya sebanyak 16 kali atau minimal 8 kali pertemuan. Rusdi, 2019 41-42 Dua, biro jodoh online biasanya menggunakan sosial media dalam berkenalan dengan lawan jenis dan meminta untuk dicarikan pasangan yang sekira cocok untuk menjalin hubungan, seperti diperkenalkan dan nantinya mereka membuat janji untuk bertemu langsung maupun menggunakan percakapan di smartphone. Sedangkan dalam rumah ta’aruf berbanding terbalik dengan hal tersebut, maksudnya pihak perempuan dan laki-laki yag sudah diperkenalkan tidak dibolehkan bertemu atau menjalin hungan tanpa didamping orang lain. Tiga, dalam biro jodoh online pihak pengelola biro tidak melakukan pendampingan terhadap kedua belah pihak sampai menikah, pengelola biro memberikan kemudahan dalam mencari informasi dan pasangan yang dinilai cocok oleh pengguna. Hal tersebut bertolak belakang dengan proses rumah ta’aruf, pihak perempuan dan laki-laki yang memiliki kecocokan dikeduanya akan meminta untuk berta’aruf kemudian lembaga akan menyediakan proses lamaran hingga menikah. Empat, pda umumnya biro jodoh onlinememakai sosial media untuk memperlihatkan identitas dan profil masaing-masing di situs mereka. Sedang-kan pada rumah ta’aruf, tidak memakai jejaring sosial dan media online lainnya untuk menginformasikan identitas dan profil para ta’aruf, termasuk proses perkenalan di antara mereka. Hal ini memiliki alasan bahwa menggunakan jejaring sosial kurang memberikan informasi atau diri pasangan yang valid. Hanya saja sosial media diaplikasikan untuk menyusun dan menetukan jadwal serta hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan ta’aruf. Rusdi, 2019 43 DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PENGGUNAAN BIRO JODOH ONLINE Penggunaan aplikasi biro jodoh online tentu juga terdapat dampak positif maupun negatif, namun itu semua tergantung pada penggunanya. Dampak positif yang diberikan yaitu dimasa pandemic saat ini setiap orang dapat memanfaatkan media social dalam mencari dan berkenalan serta dapat memilih kriteria pasangan sesuai dengan yang kita inginkan. Pemakaian yang mudah,dapat menghemat waktu dan menjadi solusi bagi seseorang yang punya sifat tertutup. dampak negatif yang harus kita berhati-hati dalam menggunakan aplikasi biro jodoh onlineyaitu dapat menimbulkan per-soalan mengenai akses data pribadi dan rentan terhadap cyber crime kejahatan online. Arus perkembangan teknologi yang begitu cepat melahirkan situs terbaru berbentuk biro jodoh online, namun lebih terkesan ke arah media sosial dan tidak memerhatikan nilai-nilai Islam, seperti bebas melakukan chat 172 ║Jurnal Ilmiah Syariah, Volume 19, Nomor 2, Juli-Desember 2020dengan lawan jenis dan dapat dengan mudahnya bertukar informasi pribadi. Aplikasi biro jodoh online memiliki kelebihan dan kekurangan pada pema-kaiannya. Kelebihan dari aplikasi biro jodoh online yaitu, pemanfaatan media sosial dalam mencari pasangan tidak saja mempermudah proses perkenalan, tetapi juga berpotensi dalam banyaknya kriteria calon pasangan dan memperbesar peluang untuk mendapatkan calon pasangan yang paling sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Namun demikian, kekurangan dari aplikasi biro jodoh online yaitu, sangat berpotensi dalam menimbulkan persoalan dalam kaitan dengan akses terhadap data pribadi dan rentan terhadap cyber crime kejahatan online. Upaya pencarian jodoh dalam ke-hidupan setiap orang adalah manusiawi, bahkan pada zaman dahulu, pencarian jodoh seringkali diatur dan adanya intervensi oleh orang tua atau kerabat dekatnya. Peran kerabat dalam me-nentukan jodoh dahulu sangat dominan, namun dengan terus berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi digital peran seperti itu mulai menyusut dan digantikan oleh peran individu masing-masing dalam menentukan dan memilih jodohnya. Meilani, 2014 82 Berikut ini beberapa alasan dari masyarakat yang memilih mencari pasangan melalui biro jodoh online antara lain a. Kemudahan mengakses aplikasi Kemudahan mengakses aplikasi biro jodoh atau media sosial lainnya menjadi tolak ukur masyarakat untuk mencari calon pasangan di dunia maya, dikarenakan hal tersebut tidak memakan banyak biaya dan waktu hanya sekedar untuk bertemu dengan calon pasangan, cukup melalui mobile phone masyarakat sudah bisa meng-akses aplikasi tersebut. b. Efisiensi waktu Biro jodoh online dan sosial media lainnya membantu untuk mengenal orang dari belahan kota manapun sehingga adanya peluang untuk memilih calon pasangan yang diinginkan bisa menjadi lebih luas hanya cukup berkomunikasi via mobile phone. Selain itu, tidak perlu menyediakan tempat, meluangkan waktu untuk bertemu orang baru dan berkencan. Karena melakukan pen-dekatan di dunia maya tidak banyak menyita banyak waktu. c. Kurang percaya diri Alasan lain seseorang memilih mencari jodoh lewat biro jodoh online dikarenakan kurang percaya diri untuk bertemu atau menemukan calon pasangannya di dunia nyata. Bagi beberapa orang melakukan pen-dekatan dengam cara bertemu di dunia nyata secara langsung adalah hal yang tidak mudah. Mereka menganggap melakukan pendekatan dan berkenalan di dunia maya lebih terasa gampang, sehingga dengan adanya biro jodoh online dan media sosial lainnya dinilai memudahkan dan membantu menjawab persoalan beberapa orang dalam mencari pasangan mereka. d. Aktivitas/rutinitas yang padat Bagi para pencari calon pasangan yang sibuk dengan mengurusi ke-giatan/pekerjaan sehari-hari, banyak aktivitas sehingga membuat mereka mengesampingkan perihal asmara. Terlebih lagi tingkat kesibukan para masyarakat kota dalam menjalankan aktivitas kereja mereka setiap hari dan hubungan masyarakat yang cenderung individualis menyebabkan sering kali dikesampingkan demi karir. Maka alternatif dari permasalahan tersebut adalah dengan bersosialisasi di dunia Biro Jodoh Online Kegunaan dan Dampak ║173maya seperti mengikuti biro jodoh online onlinedating. Sebab, perputaran waktu yang sangat cepat membuat masyarakat sulit memenuhi kebutuhan hubungan asmara. e. Nyaman Nyaman memilih biro jodoh online sebagai tempat mencari calon pasangan dikarenakan semuanya telah diatur dan diurus oleh operator dari biro jodoh online yang dipilih tersebut dan si pengguna hanya menjalankan saja. Sebagian orang ada yang menganggap mencari pasangan dan pendekatan di dunia nyata itu susah, maka mereka mencari sesuatu yang nyaman dan lebih mudah tetapi tetap mendapatkan pasangan. Mengikuti biro jodoh online sudah menjadi tren dikalangan masyarakat, terutama di Indonesia. Dengan berbagai alasan seperti segudang aktivitas di dunia kerja yang mengakibatkan banyak dari mereka mengabaikan perihal asmaranya. Rutinitas kerja yang padat yang membuat mereka sulit untuk bertemu dengan orang baru. Oleh karena itu, dengan adanya biro jodoh online seolah menjadi jawaban dan solusi yang tepat. Kehadiran onlinedating atau aplikasi biro jodoh di dunia maya biro jodoh online merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat dalam mencari pasangan. Dan kehadiran onlinedating atau aplikasi biro jodoh di dunia maya biro jodoh online merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat dalam mencari pasangan dan merubaha perilaku sosial masyarakat Indonesia dalam mencari jodoh membuat para kaum lajang tidak segan untuk mencari pasangan hidupnya di dunia maya. Meskipun menggunakan biro jodoh online menjadi aplikasi yang memudah-kan dalam pencarian pasangan, penggunaan biro jodoh online memiliki dampak negatif yaitu a. Rentan terhadap cyber crime Cyber crime merupakan istilah untuk tindakan kejahatan dalam dunia sosial media dengan memanfaatkan kemajuan teknologi computer. Para pelaku menggunakannya sebagai alat sekaligus sasaran perbuatan mereka. Adapun beberapa contoh dari ke-jahatan dalam sosial media dalam pemalsuan cek, pornografi, penipuan identitas, membobol akun pribadi seseorang dan lain-lain. b. Data palsu Data yang diperoleh dalam menemukan identitas tidak valid atau tidak sesuai dengan yang asli, ada oknum-oknum yang memalsukan. c. Rawan tindak pelecehan seksual Sudah lazim mendengar banyak pengguna yang mengalami tindak pelecehan seksial yang diawali dengan perkenalan di jejaring sosial. Para korbannya kebanyakan masih labil dan masih awam dalam pemanfaatan jejaring sosial. d. Pornografi Penyalahgunaan sosial media juga bisa digunakan untuk hal-hal yang berbau sara atau pornografi. Tujuannya adalah untuk merusak pribadi seseorang yang merupakan pemilik privasi baik berupa gambar atau video namun disebarluaskan oleh penyalahgunaan sosial media. Ada juga yang melalui situs di sosial media, meskipun dengan bentuk yang sama seperti menyebarkan gambar dan 174 ║Jurnal Ilmiah Syariah, Volume 19, Nomor 2, Juli-Desember 2020video pornografi namun dengan tujuan menjual diri baik dari pelaku sendiri secara langsung atau tidak. e. Menghabiskan banyak biaya pulsa atau kouta internet Biaya untuk mengakases internet cukup mahal apalagi buat para pelajar/mahasiswa yang punya ke-uangan terbatas. Belum lagi kouta internet terbatas sehingga dibuthkan pemanfaatan yang lebih bijak dari penggunanya. Berdasarkan dari dampak-dampak di atas, meskipun dampak baik dan buruknya media sosial itu tegantung pada tujuan dari penggguna itu sendiri. Namun apabila digunakan dengan cara tidak mentaati Undang-Undang ITE atau melanggar aturan dan nilai-nilai agama dan moralitas maka dapat memberikan dampak yang buruk bagi pengguna itu sendiri maupun pengguna sosial media lainnya. Aljawiy, 2011 6 KESIMPULAN Pengalihan konsep biro jodoh dari offline ke online bukanlah hal yang baru. Biro jodoh online adalah suatu layanan atau jasa yang disediakan khusus bagi masyarakat untuk mencari pasangan pada aplikasi online dating. Pada setiap aplikasi biro jodoh online memiliki metodenya masing-masing. Ada yang menggunakan metode konvensional dan adapula yang syari’ah sesuai ketentuan hukum dalam Islam. Aplikasi biro jodoh online pada zaman modern saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama yang sulit dalam menemukan pasangan. Manfaat dari adanya biro jodoh online adalah untuk mempermudah proses perkenalan yang disebabkan oleh tingginya mobilitas masyarakat per-kotaan yang bekerja dari pagi hingga larut malam setiap harinya dan adanya rasa kurang percaya diri dari setiap pengguna, serta memperbesar peluang untuk mendapatkan calon pasangan yang paling sesuai dengan kriteria yang diinginkan melalui biro jodoh lainnya yaitu kemudahan dalam mengakses aplikasi biro jodoh online tersebut. Konsep aplikasi biro jodoh online diharapkan dapat digunakan dalam mencari pasangan yang cocok dan diinginkan sampai ke jenjang pernikahan. Disamping itu, yang harus diperhatikan bahwa aplikasi biro jodoh online juga dapat berpotensi menimbulkan persoalan dalam mengakses data pribadi dan rentan terhadap cyber crime. DAFTAPUSTAKA Al-Asqalani, I. H. 2000. Bulughul Maram. Pustaka Amani. Aljawiy, A. Y. dan A. M. 2011. Jejaring Sosial dan Dampak bagi Penggunanya. Unipdu, 1–7. Antar Venus dan Hikamul Had Ridwan. 2015. Eksplorasi Media Komunikasi Pencarian Jodoh Online Studi Kasus Analisis Politik Lampung, 7, 1–15. Ash-Shobuni, M. A. 2008. Pernikahan Islami. Mumtaza. Azzam, A. A. M. dan A. W. S. H. 2014. Fiqh Munakahat. Amzah. Azzulfa, F. A. 2020. Biro Jodoh Online Kebutuhan atau Tuntutan. Hukum Islam Nusantara, 31, 35–49. Bungin, B. 2008. Sosiologi Komunikasi. Prenada Media Grup. Hadikusuma, H. 1990. Hukum Perkawinan Indonesia. Mandar Maju. Hakim, I. N. 2018. Pergeseran Budaya Biro Jodoh Online Kegunaan dan Dampak ║175Siber & Visual di Sektor Pariwisata Indonesia Respon Kementerian Pariwisata Menghadapi era Tourism Melalui Peran Komunitas Milenial & Pengembangan Destinasi Digital. Seminar Nasional Seni Dan Desain, 275. Herdianti, A. H. 2018. Pencarian Jodoh Melalui Aplikasi Tinder Di Era Digital. S1 Sosiologi FISIP UNAIR, 31, 1–15. Lestari, A. 2019. Ta’aruf Online dan Offline Menjemput Jodoh Menuju Pernikahan. Emik Universitas Hasanuddin, 22, 1–21. Meilani, N. L. 2014. Artikulasi Persepsi dan Preferensi Pemanfaatan Biro Jodoh Oleh Perempuan. Parellela, 11, 77–88. Rasyid, S. 2010. Fiqh Islam. Sinar Baru Algesindo. Rusdi. 2019. Kencan Islami Studi Antusiasme Mahasiswa Mengikuti Kajian dan Praktik Ta’aruf di rumah Ta’aruf Majelis Calon Ayah Amanah Yogyakarta. Universitas islam Negeri Sunan Kalijaga. Sita, A. P. 2013. Model Biro Jodoh Islami dalam Perkawinan Studi Kasus Peran Lembaga Biro Jodoh Islami Etty Sunanti di Surabaya. Studi Hukum Islam, 22, 1–12. Syarifuddin, A. 2003. Garis-garis Besar Fiqh. Kencana. Tarigan, F. A. 2017. Sistem Biro Jodoh Online. Majalah Ilmiah INTI, 51, 20–24. Tihami dan Sohari Sahrani. 2014. Fikih Munakahat Kajian Nikah Lengkap. Rajawali Press. Uwaidah, S. K. M. 1998. Fiqih Wanita Edisi Lengkap. Pustaka Al-Kautsar. Waluyo, L. S. dan I. R. 2019. Pertukaran Sosial dalam Online Dating Studi Pada Pengguna Tinder di Indonesia. Informatik, 151, 21–38. We Are Social. Zed, M. 2008. Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia. ... Oleh karena itu, dengan adanya biro jodoh online seolah menjadi jawaban dan solusi yang tepat. Kehadiran online dating atau aplikasi biro jodoh di dunia maya biro jodoh online merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat dalam mencari pasangan Cahyani & Ayu, 2020. Dan kehadiran online dating atau aplikasi biro jodoh di dunia maya biro jodoh online merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat dalam mencari pasangan dan merubaha perilaku sosial masyarakat Indonesia dalam mencari jodoh membuat para kaum lajang tidak segan untuk mencari pasangan hidupnya di dunia maya. ...Devi AzwindaKonsep perjodohan terus berubah di tengah perkembangan zaman. Perkembangan era digital membuka peluang baru untuk beragam situs internet yang menawarkan layanan biro jodoh secara online. Biro jodoh online memiliki banyak metode, ada yang biasa dan ada pula yang berbasis syari’at Islam. Penelitian ini berfokus pada biro jodoh sebuah kebutuhan atau tuntutan dan tawaran solusi dari layanan aplikasi biro jodoh online. Penelitian ini menggunakan kajian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejauh ini biro jodoh online masih menjadi kebutuhan sebagai solusi untuk mencari pasangan, dikarenakan biro jodoh online merupakan bentuk terobosan baru dalam hal pencarian jodoh. Biro jodoh online juga menawarkan solusi yaitu bantuan jasa bagi mereka yang mencari pasangan atau jodoh ketika seseorang kesulitan mencari pasangan hidup bagi yang concept of matchmaking continues to evolve with the times. The development of the digital era opens up new opportunities for various internet sites that offer online matchmaking services. The online matchmaking bureau has many methods on each website or application site, some are ordinary and some are based on Islamic law. This study focuses on a matchmaking agency for a need or demand and offers solutions from an online matchmaking bureau application service. This study uses a qualitative study with a descriptive analytical method. The results show that so far online matchmaking bureaus are still a necessity as a solution for finding a partner, because online matchmaking bureaus are a new form of breakthrough in terms of finding a mate. The online matchmaking bureau also offers a solution, namely service assistance for those who are looking for a partner or mate when someone is having trouble finding a life partner for those who need SholihahThis paper is intended to explain how to practice finding a spouse through the online matchmaking sites. The background of online matchmaking sites is based on full-time public behavior that requires both dynamic and time-consuming matchmaking sites. In addition, users are used to communicate, to find pleasure by following trends and even being used out of curiosity. This paper results from qualitative research on primary data sources interviews of 3 pairs and secondary data of both articles and research that discuss the role of social exchange in the detailed and detailed use of online matchmaking sites. To see this role or function of writing used a sociological approach to the theory of social connection between berger and luckmann, where it forms at the external level, that is, a concentrated activity in which humans try to connect to their social environment to be stable. The research suggests that online dating users do not make both online and social media dating sites the primary choice in finding mates, but as introduction gates. In this study both online matchmaking and social media users of websites starting with introductions continue to the meeting and continue to agree on a serious marriage relationship. This comes after pressure from the surrounding circumstances and conditions. Questions raised from the environment that have left the users feeling bored and depressed. Thus, the practice of finding spouses through the use of both online matchmaking and social media sites in the study is Saleh WaluyoIlya ReviantiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan digital yang pesat di Indonesia beberapa tahun belakangan yang mengubah cara orang mencari jodoh sehingga banyak bermunculan aplikasi dan biro jodoh online. Banyak pengguna online dating yang tidak mendapatkan pasangan sehingga membuat perkembangan pengguna aplikasi online dating atau biro jodoh online menjadi aplikasi kencan online yang dipilih dalam penelitian ini adalah Tinder karena salah satu aplikasi kencan online yang paling banyak digunakan. Tesis ini membahas bagaimana perilaku pengambilan keputusan pengguna Tinder untuk melanjutkan hubungan lebih jauh dengan calon pasangan yang ditemuinya dalam Tinder berdasarkan Teori Pertukaran Sosial dan hal-hal apa saja yang turut mempengaruhi proses pengambilan keputusan ini menggunakan Teori Pertukaran Sosial dengan konsep keuntungan dan pengorbanan yang kemudian diturunkan lagi berdasarkan fitur-fitur yang ada dalam online dating ini menggunakan paradigma pascapositivisme. Peneliti akan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan peranan pertukaran sosial dalam online dating secara detail dan memperinci informasi yang yang didapat dari penelitian ini adalah pengguna online dating mencari keuntungan dari calon pasangannya dalam berbagai tahap, yaitu tahap pertama, tahap pengecekan latar belakang, dan tahap komponen pengorbanan terdapat pengorbanan yang bernilai sama diantara pria dan wanita dan juga ada yang bernilai berbeda. Kata kunciDigital; Hubungan; Online Dating; Pertukaran Sosial; Tinder Ahmad MukhlasonAbdillah Yafi AljawiyABSTRAKAkhir-akhir ini istilah situs jejaring sosial sangat akrab di telinga kita. Bahkan mungkin hampir setiap orang menggunakan situs jejaring sosial ini termasuk mahasiswa. Di dalam jejaring sosial ini para mahasiswa dapat bersosialisasi dengan berbagai orang di dunia maya. Bahkan dapat pula dijadikan media bisnis. Namun jejaring sosial juga memiliki dampak positif dan buruk bagai penggunanya. Mengapa bisa terjadi hal seperti ini memang menjadi pertanyaan yang cukup besar. Oleh karena itu saya akan membahasnya di dalam paper ini. Kata kunci jejaring sosial, kehidupan sosial, teknologi  ABSTRACTLately, the term social networking sites are very familiar to our ears. In fact, almost every person may use these social networking sites including Within these social networks students can socialize with different people in Even the media can also be used as a But social networks also have positive effects and the badly as Why did it happen like this is a big enough Therefore, I will discuss in this paper. Key words social networking, social, technologicalB BunginBungin, B. 2008. Sosiologi Komunikasi. Prenada Media Budaya Biro Jodoh Online Kegunaan dan Dampak ║175I N HakimHakim, I. N. 2018. Pergeseran Budaya Biro Jodoh Online Kegunaan dan Dampak ║175Pencarian Jodoh Melalui Aplikasi Tinder Di Era DigitalA H HerdiantiHerdianti, A. H. 2018. Pencarian Jodoh Melalui Aplikasi Tinder Di Era Digital. S1 Sosiologi FISIP UNAIR, 31, Persepsi dan Preferensi Pemanfaatan BiroN L MeilaniMeilani, N. L. 2014. Artikulasi Persepsi dan Preferensi Pemanfaatan Biro Jodoh Oleh Perempuan. Parellela, 11, Islam. Sinar Baru AlgesindoS RasyidRasyid, S. 2010. Fiqh Islam. Sinar Baru Islami Studi Antusiasme Mahasiswa Mengikuti Kajian dan Praktik Ta'aruf di rumah Ta'aruf Majelis Calon Ayah Amanah YogyakartaRusdiRusdi. 2019. Kencan Islami Studi Antusiasme Mahasiswa Mengikuti Kajian dan Praktik Ta'aruf di rumah Ta'aruf Majelis Calon Ayah Amanah Yogyakarta. Universitas islam Negeri Sunan Biro Jodoh Islami dalam PerkawinanA P SitaSita, A. P. 2013. Model Biro Jodoh Islami dalam Perkawinan Studi Kasus Peran Lembaga Biro Jodoh Islami Etty Sunanti di Surabaya. Studi Hukum Islam, 22, SyarifuddinSyarifuddin, A. 2003. Garis-garis Besar Fiqh. Kencana. Jombang, NU Online Masalah jodoh selalu menarik untuk dibahas. Setiap manusia yang normal ikut diskusi membahas hal ini. Banyak cara dilakukan dalam menemukan jodoh, baik cara konvensional maupun lewat media sosial. Di era serba canggih ini, banyak aplikasi baru yang diciptakan untuk komunikasi seperti Instagram, Facebook, Whatshap, Email, dan beberapa aplikasi lainnya. Tak jarang lelaki dan perempuan terlibat komunikasi yang mengarah pada pendekatan untuk menuju pernikahan. Dalam istilah umum disebut dengan PDKT dkt atau pendekatan. Lalu bagaimana Islam memandang PDKT lewat media sosial? Apa hukum PDKT via media sosial dengan lawan jenis dalam rangka mencari jodoh? Wakil Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Jombang, Jawa Timur Kiai M Sholeh menjelaskan hukum PDKT ini. "Hukum PDKT via facebook,video call, sms dan lain sebagainya dengan lawan jenis dalam rangka mencari jodoh itu boleh bila diperlukan," katanya saat diteditemui di kediamannya, Rabu 29/1. Lanjutnya, isi pembicaraannya juga harus berkaitan dengan hal-hal yang ada relevansinya dengan keinginan mencari jodoh. Semisal bukan membicarakan sesuatu yang mesum atau sesuatu yang dapat menimbulkan hal-hal yang tidak jelas manfaatnya. "Refrensi pendapat saya ini ada di Mugnil Muhtaj juz 3 halaman 165, Hasyiyah Qolyubi juz 3 halaman 209 dan Bariqoh Mahmudiyah fi Syarhi Thoriqoh Muhammadiyyah juz 4 halaman 7," jelasnya. Namun Kiai Sholeh mengingatkan kepada pemuda-pemudi yang sudah siap secara mental dan finansial untuk segera menikah. Sehingga tak perlu menghabiskan banyak waktu di media sosial untuk mencari jodoh. "Kalau sudah ingin nikah maka segera lamaran ke rumah orang tuanya dengan baik-baik. Tidak usah kebanyakan giringan, nanti malah masuk angin. Pemuda Islam harus jaga kesucian agama dan calon istrimu yang akan melahirkan anak-anakmu," ujar Kiai Sholeh. Pesan ini menurut Kiai Sholeh ia sampaikan agar handphone yang dipegang setiap umat Islam mendatangkan kemanfaatan yang besar. Bukan malah menjadi awal kerusakan. Sebab di handphone android dan iphone yang terhubung ke internet membuat dunia berada dalam genggaman. Masyarakat mendapat informasi yang cukup banyak. "Semoga android yang kita pegang menjadi sarana mashlahah, bukan mafsadah kerusakan diberbagai segmen," tutupnya. Kontributor Syarif Abdurrahman Editor Syamsul Arifin ArticlePDF Available AbstractKonsep perjodohan terus berubah di tengah perkembangan zaman. Perkembangan era digital membuka peluang baru untuk beragam situs internet yang menawarkan layanan biro jodoh secara online. Biro jodoh online memiliki banyak metode, ada yang biasa dan ada pula yang berbasis syari’at Islam. Penelitian ini berfokus pada biro jodoh sebuah kebutuhan atau tuntutan dan tawaran solusi dari layanan aplikasi biro jodoh online. Penelitian ini menggunakan kajian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejauh ini biro jodoh online masih menjadi kebutuhan sebagai solusi untuk mencari pasangan, dikarenakan biro jodoh online merupakan bentuk terobosan baru dalam hal pencarian jodoh. Biro jodoh online juga menawarkan solusi yaitu bantuan jasa bagi mereka yang mencari pasangan atau jodoh ketika seseorang kesulitan mencari pasangan hidup bagi yang concept of matchmaking continues to evolve with the times. The development of the digital era opens up new opportunities for various internet sites that offer online matchmaking services. The online matchmaking bureau has many methods on each website or application site, some are ordinary and some are based on Islamic law. This study focuses on a matchmaking agency for a need or demand and offers solutions from an online matchmaking bureau application service. This study uses a qualitative study with a descriptive analytical method. The results show that so far online matchmaking bureaus are still a necessity as a solution for finding a partner, because online matchmaking bureaus are a new form of breakthrough in terms of finding a mate. The online matchmaking bureau also offers a solution, namely service assistance for those who are looking for a partner or mate when someone is having trouble finding a life partner for those who need it. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for freeContent may be subject to copyright. 107Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, ISSN 1412-1271 p; 2579-4248 e.Vol. 22. No. 2. 2022. pp. 107-116 doi terhadap biro jodoh online Kebutuhan atau tuntutanDevi AzwindaUniversitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, IndonesiaE-mail deviazwinda1995 perjodohan terus berubah di tengah perkembangan zaman. Perkembangan era digital membuka peluang baru untuk beragam situs internet yang menawarkan layanan biro jodoh secara online. Biro jodoh online memiliki banyak metode, ada yang biasa dan ada pula yang berbasis syari’at Islam. Penelitian ini berfokus pada biro jodoh sebuah kebutuhan atau tuntutan dan tawaran solusi dari layanan aplikasi biro jodoh online. Penelitian ini menggunakan kajian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejauh ini biro jodoh online masih menjadi kebutuhan sebagai solusi untuk mencari pasangan, dikarenakan biro jodoh online merupakan bentuk terobosan baru dalam hal pencarian jodoh. Biro jodoh online juga menawarkan solusi yaitu bantuan jasa bagi mereka yang mencari pasangan atau jodoh ketika seseorang kesulitan mencari pasangan hidup bagi yang concept of matchmaking continues to evolve with the times. The development of the digital era opens up new opportunities for various internet sites that offer online matchmaking services. The online matchmaking bureau has many methods on each website or application site, some are ordinary and some are based on Islamic law. This study focuses on a matchmaking agency for a need or demand and offers solutions from an online matchmaking bureau application service. This study uses a qualitative study with a descriptive analytical method. The results show that so far online matchmaking bureaus are still a necessity as a solution for finding a partner, because online matchmaking bureaus are a new form of breakthrough in terms of finding a mate. The online matchmaking bureau also offers a solution, namely service assistance for those who are looking for a partner or mate when someone is having trouble finding a life partner for those who need Kunci Biro Jodoh, Mencari Pasangan, Trend MasyarakatPENDAHULUANUndang-undang Perkawinan di Indonesia merupakan sebuah tonggak revolusi pertama dalam pembangunan hukum keluarga. Pengaturan melalui regulasi tersebut menunjukkan sebuah penekanan akan pentingnya sebuah keluarga pada suatu bangsa dan negara. Keluarga telah dianggap negara sebagai unit terkecil dari negara yang senantiasa berperan aktif terhadap kemajuan bangsa yang harus selalu dipantau dan di perhatikan perkembangannya Bahari, 2018.Beragam cara dilakukan agar menemukan pasangan hidup. Mempercayakan kepada sanak keluarga, menyeleksi sendiri dan sebagainya telah ditempuh, bahkan mendaftar dalam program biro jodoh rela dilakukan. Dengan tujuan mengakhiri kesendirian, untuk menempuh jenjang perkawinan. Seiring dengan perubahan zaman yang berkembang pesat, proses pencarian jodoh semakin zaman semakin pesat khususnya di era digital, hal ini dibuktikan pula dengan perkembangan teknologi komputer yang diiringi perkembangan big data sangat mendukung perkembangan di berbagai jenis bidang, misalnya bidang pendidikan, bisnis, ekonomi, politik, hiburan dan sebagainya, dikarenakan hal ini dapat membantu mempermudah manusia melakukan kegiatan sehari-hari Tarigan, 2017.Salah satu hal yang berpengaruh secara signifikan terhadap perkembangan teknologi ini adalah di dunia hiburan. Hal ini dikarenakan masyarakat terutama kaum milenial tidak bisa terlepas dari teknologi dan lebih 108Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, Vol. 22. No. 2. 2022, 107-116memilih melakukan segala sesuatu dengan memanfaatkan mobile phone hp, laptop atau komputer. Media hiburan yang dimaksud berupa berbagai aplikasi, misalnya aplikasi berisi game, resep makanan, penjualan tiket berbagai akomodasi, biro jodoh online dan sebagainya. Kaum lajang banyak mencari pasangan melalui aplikasi yang tersedia di internet maupun mobile phone smartphone. Kehadiran berbagai macam aplikasi biro jodoh online kini memudahkan masyarakat untuk mencari pasangan berdasarkan kriteria yang diinginkan, namun dari beberapa aplikasi berbeda yang menyediakannya, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Dalam hal ini, biro jodoh online dating mengakomodir masyarakat yang sedang mencari pasangan menuju hubungan yang serius yakni perkawinan Bahari, 2018.Problem memilih pasangan menjadi salah satu problem rumit yang dihadapi pemuda-pemudi muslim muslimah sekarang ini mewabahnya gejala penyimpangan yang menimpa komunitas masyarakat Islam saat ini dan masuknya unsur-unsur psikologis, kultural, dan sosial dari ranah budaya lain ke dalam kehidupan Islam hingga merasuki keinginan, orientasi dan kecenderungannya dalam memilih pasangan hidup yang semakin menjauhkannya dari petunjuk Islam dalam masalah ini. Lahirnya aplikasi biro jodoh online memberikan dampak serta bermanfaat bagi masyarakat dengan kesibukan dan keseharian dengan segudang aktivitas padat sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk menacari pasangan tetapi memiliki niat untuk menjalin hubungan serius untuk menuju ke jenjang perkawinan Tarigan, 2017.Beberapa tulisan terkait bertema Biro Jodoh ialah, tulisan Meilani 2014. Penelitian ini bertujuan mengkaji dua hal; bagaimana persepsi dan preferensi perempuan di pekanbaru tentang pemanfaatan biro jodoh di media massa offline dan bagaimana kemudian tindakan sosial ini bergeser ke arah pemanfaatan biro jodoh online, yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi kedua oleh Azzulfa 2020 menyebut motif-motif yang mendasari seorang laki-laki dan perempuan lajang memilih pasangan menggunakan website/layanan aplikasi biro jodoh online. Tulisan ketiga skripsi oleh Sulistia 2020. Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana praktik biro jodoh online, bagaimana analisis hukum islamnya, dan apakah bisa mewujudkan keluarga yang sakinah mawadda selanjumya oleh Tarigan 2017. Penelitian Tarigan menyebutkan dengan adanya website biro jodoh online, masyarakat akan bisa lebih efisien dan efektif dalam melihat dan mencari pasangan hidup yang diinginkannya. Tulisan selanjutnya oleh Nirwan Nasution, Tinjauan Yuridis Terhadap Peran Biro Jodoh Online Menurut Hukum Islam Dan Kompilasi Hukum Islam Dikaitkan Dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, Hasil penelitian, dapat disimpulkan pertama peran, fungsi serta status kedudukan hukum melalui biro jodoh online dapat dijadikan sebagaimana salah satu sarana terjadinya peminangan hingga pernikahan menurut hukum islam dan kompilasi hukum islam dikaitkan dengan undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik bahwa kedudukan meminang melalui biro jodoh online menurut hukum islam, hukumnya diperbolehkan kedua penyelesaian sengketa jika terjadi perselisihan dalam peminangan melalui biro jodoh online dapat dilakukan dengan musyawarah, mediasi dan jalur litigasi jalur peradilan agama.Tulisan Atikah, Pemilihan Pasangan Hidup Melalui Biro Jodoh Rumaysho Semanu Gunung Kidul Yogyakarta Dalam Perspektif Hukum Islam, yang mengkaji apa yang menjadi daya tarik dari biro jodoh rumaysho tersebut. sehingga akan didapatkan pula jawaban dari proses pemilihan pasangan hidup yang dilakukan oleh biro jodoh rumaysho. Adapun tulisan ini, mengkaji biro jodoh online sebagai suatu kebutuhan atau tuntutan serta tawaran Jenis penelitian ini adalah library research kepustakaan atau studi Pustaka Zed, 2014. Penelitian kepustakaan menggunakan literatur-literatur yang berkaitan dengan studi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dengan cara melakukan pengkajian beberapa buku atau jurnal ilmiah yang berhubungan dengan urgensi bimbingan pranikah, Penelitian ini mendeskripsikan secara objektif tentang biro jodoh online dalam rangka mengetahui bahwa fenomena ini sebuah kebutuhan ataukah sebuah tuntutan serta tawaran solusi. 109Analisis terhadap biro jodoh online Kebutuhan atau tuntutan Devi AzwindaHASIL DAN PEMBAHASANKonsep Biro JodohTujuan utama perkawinan yakni untuk memperoleh kehidupan yang tenang sakinah, cinta mawaddah, dan kasih sayang rahmah. Tujuan tersebut dapat dicapai secara sempurna apabila tujuan-tujuan lain dapat terpenuhi. Adapun tujuan-tujuan lain adalah sebagai pelengkap untuk memenuhi tujuan utama ini. Tujuan- tujuan lain tersebut antara lain tujuan reproduksi, tujuan pemenuhan kebutuhan biologis, tujuan menjaga diri dan ibadah. Apabila tujuan lain dapat terpenuhi, maka dengan sendirinya atas izin Allah, tercapai pula ketenangan, cinta dan kasih sayang. Inilah yang dimaksud bahwa tujuan-tujuan lain adalah sebagai pelengkap untuk mencapai tujuan utama tersebut Nasution, 2005.Berdasarkan surat al-Hujurat ayat 13 menjelaskan bahwa Al-Quran memiliki konsep yang jelas tentang etika dalam pergaulan dan mengadakan perkenalan antara laki-laki dan perempuan. Konsep etika dalam pergaulan yang dimaksud ialah dianjurkan untuk saling berta’aruf terlebih dahulu, agar dapat mengenal kepribadian, latar belakang sosial, budaya, pendidikan, keluarga, maupun agama kedua belah pihak dengan tetap menjaga martabat manusia yang dimuliakan Allah, artinya tidak terjerumus pada perilaku tidak senonoh. Apabila diantara mereka berdua terdapat kecocokan, maka dapat diteruskan dengan saling mengenal kondisi keluarga masing-masing misalnya dengan bersilaturahmi ke orang tua keduanya Hildawati & Lestari, 2019.Islam tidak mengatur maupun melarang adanya suatu perjodohan. Islam hanya mengenal adanya proses perjodohan melalui ta’aruf yang sesuai dengan syari’at Islam. Adapun konsep biro jodoh dalam Islam juga tidak dijelaskan, konsep biro jodoh merupakan sebuah perjodohan pada masa kini bukan lagi terbatas pada perjodohan yang dimediasi oleh pihak orang tua, keluarga maupun teman dekat untuk mencarikan pasangan, tetapi perjodohan yang dapat dimediasi oleh pihak-pihak lain yang tidak memiliki hubungan kekerabatan seperti biro jodoh offline dan online yang dimediasi oleh seseorang atau perangkat melalui website atau aplikasi di smartphone.Biro jodoh merupakan sebuah upaya jasa/layanan yang membantu seseorang untuk mencari pasangan yang didambakan, dengan menggunakan metode-metode atau aturan-aturan yang dibuat oleh layanan biro jodoh tertentu untuk mempertemukan anggota dengan pasangannya. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, biro jodoh dapat diakses di mana saja dan kapan saja tanpa harus mendatangi kantor-kantor biro jodoh tersebut atau dikenal dengan sebutan biro jodoh online Sita & Anshori, 2018.Biro jodoh online menawarkan bantuan bagi seseorang yang sedang mencari pasangan atau jodoh ketika seseorang tersebut merasa kesulitan untuk mencari pasangan hidup atau bahkan terlalu sibuk dengan pekerjaan atau aktivitas keseharian sehingga menyerahkan ke pihak lain untuk membantu mencari pasangan. Pada era saat ini masyarakat cenderung serba instant, hingga pencarian jodoh pun dibuatkan aplikasi sosial media. Melalui aplikasi tersebut seseorang bisa mencari pasangan sesuai dengan yang diinginkan. Hubungan bisa berlanjut menuju jenjang pernikahan jika kedua belah pihak sepakat untuk menikah. Orang-orang yang memang penggunan sosial media secara aktif akan menilai bahwa sosial media adalah kegiatan yang menyenangkan dan menjanjikan sehingga menjalin sebuah hubungan pun bisa melalui ponsel dan jarak jauh serta bisa dilakukan kapan dan dimana pun. Melalui media perantara online setiap orang yang mencari pasangan dapat memilih sesuai dengan kriteria yang diinginkan dengan mendaftarkan diri di sebuah web atau aplikasi yang diinginkan Azzulfa, 2020.Seiring dengan perkembangan teknologi, kini pemanfaatan internet sudah digunakan oleh semua kalangan masyarakat. Internet merupakan jejaring sosial yang berperan penting dalam men- jaga hubungan antar sesama manusia. Beberapa kegiatan kini sudah serba online, mulai dari berbelanja, transportasi hingga dalam memilih jodoh. Menurut hasil penelitian tahun 2020 terdapat 175,4 juta pengguna dan mengalami peningkatan sebanyak 17 persen atau 25 juta pengguna dari tahun sebelumnya. Tidak heran apabila ditahun 2020 mengalami 110Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, Vol. 22. No. 2. 2022, 107-116peningkatan pengguna untuk tetap bersosialisasi dimasa pandemik covid 19 seperti ini. Di Indonesia, situs biro jodoh online pertama kali muncul pada awal tahun 1990-an, saat adanya fenomena media sosial microblogging ketika Friendster mulai banyak digunakan Venus & Ridwan, 2017Kebutuhan masyarakat akan adanya aplikasi pencarian jodoh seiring dengan tingkat kesibukkan orang-orang kota dalam bekerja setiap hari. Faktor waktu yang terbatas menjadikan mereka memilih menggunakan sosial media dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena harus bekerja dari pagi hingga malam dan cara yang tepat untuk memenuhi kebutuhan hidup dari makan hingga mencari pasangan digunakan kemajuan teknologi komunikasi seperti ponsel. Serta aplikasi tersebut juga dapat dimanfaatkan bagi anak-anak muda yang memiliki sifat introfert tertutup untuk mendapatkan pasangan dengan mudah. Biasanya, yang paling banyak menggunakan aplikasi tersebut rata-rata yang berumur 20-30 tahun. Di Indonesia sendiri telah ada berbagai aplikasi pencarian jodoh seperti tinder, setipe dan bee’talk yang bisa diunduh melalui smartphone dan digunakan sesuai keinginan pengguna Herdianti, 2018.Perbedaan tata cara atau proses dari biro jodoh online yang konvensional dan syariah juga sangat berbeda. Jika biro jodoh online yang konvensional tidak diawasi oleh pemilik aplikasi atau web, lebih bebas dan leluasa dalam memilih dan berkomunikasi dengan satu sama lain. Biro jodoh online yang syariah lebih menerapkan dari aturan syariat Islam dengan cara taaruf. Proses taaruf sampai ke pernikahan hanya 3 bulan dan adanya batasan-batasan dalam mengajukan pertanyaan. Serta diawasi oleh pemilik akun biro jodoh online satu contoh aplikasi biro jodoh online yang menggunakan cara taaruf yaitu Mawaddah Indonesia, langkah-langkah proses taaruf diawali dengan pengisian biodata secara lengkap dan detail, lalu mengajukan taaruf atau diajukan taaruf, jika sudah masuk dalam proses taaruf, dilanjutkan dengan mengajukan 11 pertanyaan Syarifudin, 2009. Pertanyaan untuk calon suami tersebut meliputi bagaimana pemahaman tentang keluarga serta visi misi pernikahan, bagaimana ibadah yang dijalaninya, bagaimana pemahaman tentang peran, hak dan kewajiban suami dan istri, bagaimana mengatur emosi dan konflik, bagaimana caranya mengatur diri dan keuangan serta cukup tanya apa yang membuatnya tertarik Kurniasari & Utami, 2021. Pertanyaan untuk calon istri meliputi bagaimana shalat lima waktunya, bagaimana kedekatannya dengan ayah, sudah siapkah untuk mendidik anak, apa yang akan dia lakukan jika terjadi hal buruk dalam pernikahan, serta bagaimana selama ini dia mengelola uang. Adapun Batasan-batasan dalam proses taaruf adalah tidak boleh bertanya aib/masa lalu dan kontak ini sesuai dengan aturan hukum Islam mengenai pengertian taaruf, yang mana taaruf merupakan proses saling mengenal antara dua orang lawan jenis yang ingin menikah. Jika diantara mereka berdua ada kecocokan maka bias berlanjut ke jenjang pernikahan, namun jika tidak maka proses berhenti dan tidak dilanjutkan. Sedangkan tata cara taaruf yang sesuai dengan syariat Islam adalah tidak berkhalwat dan hendaknya memandang tanpa biro jodoh online bisa dikatakan aplikasi yang tren dan modern yang banyak digunakan masyarakat untuk menemukan pasangan, berbeda dengan model ta’aruf yang digunakan masyarakat pada zaman-zaman tradisional. Kedua model ini memiliki perbedaan, aplikasi biro jodoh online dengan rumah-rumah ta’aruf yang sering kali mengadakan kajian ta’aruf bisa dikatakan sama karena sama-sama menyediakan dan mempermudah seseorang dalam mencari Jodoh Online Lebih Diminati Biro jodoh online lebih diminati karena dirasa lebih menjaga rahasia dan privasi mereka, karena tidak perlu datang ke lokasi kantor biro jodoh. Pendaftaran dapat dilakukan di mobile phone hp dengan mengisi data diri yang telah disediakan di aplikasi atau website biro jodoh yang dituju, sehingga privasi tetap terjaga. Pandangan Islam terhadap biro jodoh adalah Islam menganjurkan kepada umatnya agar saling mengenal antara satu dengan lain. Sesuai dengan rambu-rambu keislaman dan tidak keluar dari batas-batas yang telah diatur dalam Islam. Pada dasarnya tidak terdapat ketentuan dalam Islam yang mengharuskan atau melarang sebuah perjodohan. Islam hanya menegaskan bahwa hendaknya sebagai muslim ketika akan mencari calon istri yang shalihah dan baik agamanya, begitu pula sebaliknya L. S. Waluyo dan I. R., 2019 21. 111Analisis terhadap biro jodoh online Kebutuhan atau tuntutan Devi AzwindaFaktor yang Melatarbelakangi Masyarakat Mengikuti Biro Jodoh Online Minat masyarakat di Indonesia dalam mengikuti biro jodoh online dalam mencari pasangan dikarenakan tingkat mobilitas yang tinggi pada masyarkat perkotaan, khususnya para pekerja yang beraktivitas dari pagi buta hingga larut malam setiap harinya mengakibatkan keterbatasan waktu, sehingga pembagian waktu merupakan hal terpenting untuk dapat mengejar kebutuhan masyarakat ibukota. Interaksi sosial pada masyarakat perkotaan sangat rendah, segudang aktivitas yang menyebabkan lupa menjalin hubungan asmara, mayoritas masyarakat perkotaan sering mengesampingkan hubungan asmaranya demi karier yang cemerlang A. Y. Aljawiy dan A. M., 2011 3.Beberapa faktor yang melatarbelakangi masyarakat yang memilih mencari pasangan melalui biro jodoh online antara laina. Kemudahan mengakses aplikasi Biro jodoh atau media sosial lainnya menjadi tolak ukur masyarakat untuk mencari calon pasangan di dunia maya, dikarenakan hal tersebut tidak memakan banyak biaya dan waktu hanya sekedar untuk bertemu dengan calon pasangan, cukup melalui mobile phone masyarakat sudah bisa mengakses aplikasi tersebut. b. Efisiensi waktuBiro jodoh online dan sosial media lainnya membantu untuk mengenal orang dari belahan kota manapun sehingga adanya peluang untuk memilih calon pasangan yang diinginkan bisa menjadi lebih luas hanya cukup berkomunikasi via mobile phone. Selain itu, tidak perlu menyediakan tempat, meluangkan waktu untuk bertemu orang baru dan berkencan. Karena melakukan pendekatan di dunia maya tidak banyak menyita banyak Kurang percaya diriAlasan lain seseorang memilih mencari jodoh lewat biro jodoh online dikarenakan kurang percaya diri untuk bertemu atau menemukan calon pasangannya di dunia nyata. Bagi beberapa orang melakukan pendekatan dengam cara bertemu di dunia nyata secara langsung adalah hal yang tidak mudah. Mereka menganggap melakukan pendekatan dan berkenalan di dunia maya lebih terasa gampang, sehingga dengan adanya biro jodoh online dan media sosial lainnya dinilai memudahkan dan membantu menjawab persoalan beberapa orang dalam mencari pasangan mereka A. Y. Aljawiy dan A. M., 2011 5.d. Aktivitas/rutinitas yang padatBagi para pencari calon pasangan yang sibuk dengan mengurusi ke- giatan/pekerjaan sehari-hari, banyak aktivitas sehingga membuat mereka mengesampingkan perihal asmara. Terlebih lagi tingkat kesibukan para masyarakat kota dalam menjalankan aktivitas kereja mereka setiap hari dan hubungan masyarakat yang cenderung individualis menyebabkan sering kali dikesampingkan demi karir. Maka alternatif dari permasalahan tersebut adalah dengan bersosialisasi di dunia maya seperti mengikuti biro jodoh online onlinedating. Sebab, perputaran waktu yang sangat cepat membuat masyarakat sulit memenuhi kebutuhan hubungan asmara A. Y. Aljawiy dan A. M., 2011 6e. NyamanNyaman memilih biro jodoh online sebagai tempat mencari calon pasangan dikarenakan semuanya telah diatur dan diurus oleh operator dari biro jodoh online yang dipilih tersebut dan si pengguna hanya menjalankan saja. Sebagian orang ada yang menganggap mencari pasangan dan pendekatan di dunia nyata itu susah, maka mereka mencari sesuatu yang nyaman dan lebih mudah tetapi tetap mendapatkan dari Para PakarPertama, biro jodoh online secara umum hanya menyediakan kemudahan dalam mencari pasangan bagi kamu perempuan dan laki-laki secara online dan mengisi beberapa formulir data pribadi seperti foto, pekerjaan, usia dan lainnya. Hal ini bisa menjadi rujukan bagi perempuan atau lak-laki dalam menentukan pilihan pasangannya. Namun berbeda dengan rumah ta’aruf yang menyediakan kajian terkait konsep pernikahan yang 112Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, Vol. 22. No. 2. 2022, 107-116baik dan bahagia serta langgeng sesuai ajaran agama. Serta pertemuan ditentukan misalnya sebanyak 16 kali atau minimal 8 kali pertemuan Rusdi, 2009.Kedua, biro jodoh online biasanya menggunakan sosial media dalam berkenalan dengan lawan jenis dan meminta untuk dicarikan pasangan yang sekira cocok untuk menjalin hubungan, seperti diperkenalkan dan nantinya mereka membuat janji untuk bertemu langsung maupun menggunakan percakapan di smartphone. Sedangkan dalam rumah ta’aruf berbanding terbalik dengan hal tersebut, maksudnya pihak perempuan dan laki-laki yag sudah diperkenalkan tidak dibolehkan bertemu atau menjalin hungan tanpa didamping orang dalam biro jodoh online pihak pengelola biro tidak melakukan pendampingan terhadap kedua belah pihak sampai menikah, pengelola biro memberikan kemudahan dalam mencari informasi dan pasangan yang dinilai cocok oleh pengguna. Hal tersebut bertolak belakang dengan proses rumah ta’aruf, pihak perempuan dan laki-laki yang memiliki kecocokan dikeduanya akan meminta untuk berta’aruf kemudian lembaga akan menyediakan proses lamaran hingga pada umumnya biro jodoh onlinememakai sosial media untuk memperlihatkan identitas dan profil masaing-masing di situs mereka. Sedang kan pada rumah ta’aruf, tidak memakai jejaring sosial dan media online lainnya untuk menginformasikan identitas dan profil para ta’aruf, termasuk proses perkenalan di antara mereka. Hal ini memiliki alasan bahwa menggunakan jejaring sosial kurang memberikan informasi atau diri pasangan yang valid. Hanya saja sosial media diaplikasikan untuk menyusun dan menetukan jadwal serta hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan ta’aruf Rusdi, 2009.Dampak positif dan Negatif Biro Jodoh OnlinePenggunaan aplikasi biro jodoh online tentu juga terdapat dampak positif maupun negatif, namun itu semua tergantung pada penggunanya. Dampak positif yang diberikan yaitua. Dimasa pandemic saat ini setiap orang dapat memanfaatkan media social dalam mencari dan berkenalan serta dapat memilih kriteria pasangan sesuai dengan yang kita inginkan. b. Pemakaian yang mudah,dapat menghemat waktu dan menjadi solusi bagi seseorang yang punya sifat tertutup. c. mempermudah proses perkenalan yang disebabkan oleh tingginya mobilitas masyarakat perkotaan yang bekerja dari pagi hingga larut malam setiap harinya dan adanya rasa kurang percaya diri dari setiap penggunad. memperbesar peluang untuk mendapatkan calon pasangan yang paling sesuai dengan kriteria yang diinginkan melalui biro jodoh online. e. kemudahan dalam mengakses aplikasi biro jodoh online tersebut A. Y. Aljawiy dan A. M., 2011 15Meskipun menggunakan biro jodoh online menjadi aplikasi yang memudahkan dalam pencarian pasangan, penggunaan biro jodoh online memiliki dampak negatif yaitu1. Rentan terhadap cyber crimeCyber crime merupakan istilah untuk tindakan kejahatan dalam dunia sosial media dengan memanfaatkan kemajuan teknologi computer. Para pelaku menggunakannya sebagai alat sekaligus sasaran perbuatan mereka. Adapun beberapa contoh dari ke- jahatan dalam sosial media dalam pemalsuan cek, pornografi, penipuan identitas, membobol akun pribadi seseorang dan Data palsuData yang diperoleh dalam menemukan identitas tidak valid atau tidak sesuai dengan yang asli, ada oknum-oknum yang Rawan tindak pelecehan seksual Sudah lazim mendengar banyakPengguna yang mengalami tindak pelecehan seksial yang diawali dengan perkenalan di jejaring sosial. Para korbannya kebanyakan masih labil dan masih awam dalam pemanfaatan jejaring PornografiPenyalahgunaan sosial media juga bisa digunakan untuk hal-hal yang berbau sara atau pornografi. Tujuannya adalah untuk merusak pribadi seseorang yang merupakan pemilik privasi baik berupa gambar 113Analisis terhadap biro jodoh online Kebutuhan atau tuntutan Devi Azwindaatau video namun disebarluaskan oleh penyalahgunaan sosial media. Ada juga yang melalui situs di sosial media, meskipun dengan bentuk yang sama seperti menyebarkan gambar dan video pornografi namun dengan tujuan menjual diri baik dari pelaku sendiri secara langsung atau Menghabiskan banyak biaya pulsa atau kouta internetBiaya untuk mengakases internet cukup mahal apalagi buat para pelajar/mahasiswa yang punya ke- uangan terbatas. Belum lagi kouta internet terbatas sehingga dibuthkan pemanfaatan yang lebih bijak dari penggunanya A. Y. Aljawiy dan A. M., 2011 16Berdasarkan dari dampak-dampak di atas, meskipun dampak baik dan buruknya media sosial itu tegantung pada tujuan dari penggguna itu sendiri. Namun apabila digunakan dengan cara tidak mentaati Undang-Undang ITE atau melanggar aturan dan nilai-nilai agama dan moralitas maka dapat memberikan dampak yang buruk bagi pengguna itu sendiri maupun pengguna sosial media Jodoh Online Sebagai Upaya Pencarian PasanganBiro jodoh online merupakan sebuah jasa yang dapat digunakan untuk membantu seseorang dalam mencari pasangan. Jasa tersebut memiliki beragam jenisnya, mulai dari Aplikasi yang tersedia dalam mobile phone atau website. Keberadaan jasa tersebut memberikan warna baru terhadap perkembangan kehidupan manusia dalam mencari pasangan. Zaman dahulu ketika seseorang ingin mencari pasangan orang tua atau kerabat memilliki peran besar untuk mencarikannya. Namun di era saat ini fenomena tersebut sudah klasik dan ketinggalan zaman, hal ini disebabkan oleh karena individu lebih prefer untuk mencari pasangan dengan caranya sendiri salah satunya dapat dilakukan dengan pemanfaatan atau menggunakan biro jodoh online Febrina, 2014.Secara historis, pada tahun 1970 jasa pencarian pasangan awal mulanya dilakukan dengan menggunakan media cetak. Dalam perkembangannya yaitu pada tahun 1980-an muncul video dating, dengan kecanggihan teknologi tersebut para pencari pasangan dapat saling melihat satu sama lain. Selanjutnya, muncul perusahaan-perusahaan komersial yang bertujuan untuk mengakomodasi seseorang dalam mencari pasangan, baik dalam bentuk offline maupun internet ditemukan perkembangan biro jodoh online sebenarnya sudah mulai dikenal, namun pada saat itu pengenalan, hanya bersifat pemasangan iklan-iklan dalam halaman web. Seiring perkembang zaman begitu cepat hingga terciptalah akun dalam website yang mengakomodir orang-orang dari berbagai penjuru dunia dengan mendaftar akun dalam sebuah website biro jodoh online. Menurut online dating magazine, hampir mencapai 20 juta orang pernah mengunjungi website tersebut tiap bulannya dan pernikahan terjadi berkat peran situs biro jodoh online Online Dating Magazine Media Center, 2020Islam tidak mengatur maupun melarang adanya suatu perjodohan. Islam hanya mengenal adanya proses perjodohan melalui ta’aruf yang sesuai dengan syari’at Islam. Adapun konsep biro jodoh dalam Islam juga tidak disebutkan. Konsep biro jodoh merupakan sebuah fenomena era kontemporer yang mana bukan lagi terbatas pada perjodohan yang dimediasi oleh pihak orang tua, keluarga maupun teman dekat untuk mencarikan fenomena tersebut tentu memiliki sisi perbedaanya masing-masing, salah satunya yaitu ikatan yang tercipta antara calon pasangan yang melalukan online dating dengan offline dating itu berbeda. Hal ini disebabkan kencan biasa memerlukan waktu yang cukup lama untuk memulai interaksi dengan calon pasangan, sedangkan kencan online dilakukan dengan cara berinteraksi menggunakan jaringan internet Rosyidah, 2017 Selain itu, menurut Jeff Gavin, Adrian Scott dan Jill Duffield bedasarkan hasil penelitiannya memaparkan bahwa 94% dari pasangan yang menjalani online dating, setelah pertemuan pertama mereka akan memutuskan untuk bertemu lagi Febrina, 2014. Di samping itu, salah satu manfaat menggunakan jasa tersebut seseorang tidak akan disibukkan dengan persoalan jarak dan waktu. Hal ini disebabkan, website online dating tersebut tidak terhalang oleh ruang dan menjalankan fungsinya, setiap situs tersebut memiliki konsepnya tersendiri, ada yang mendampingi para membernya agar sampai pada tahap perkawinan, atau hanya sekedar mempertemukan para membernya 114Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, Vol. 22. No. 2. 2022, 107-116saja. Pada dasarnya, seseorang yang akan memutuskan untuk melakukan online dating tersebut dikembalikan kepada para member masing-masing. Memang, kontak online dilakukan melalui sistem untuk mengukur apakah individu di seberang media mungkin juga tertarik. Dari sana, individu biasanya berorganisasi untuk bertemu tatap muka Amir Syarifudin, 2009.Di samping itu, situs biro jodoh tersebut ada yang dapat diakses secara gratis seperti dan serta ada pula yang berbayar sebagaimana diterapkan oleh situs dan Selain itu, terdapat juga situs yang sangat merahasiakan identitas para membernya, sebagaimana yang diterapkan oleh Situs tersebut tidak memajang foto atau informasi para membernya secara terbuka dalam websitenya, dan tidak memperkenankan untuk saling berkomunikasi secara langsung bagi para membernya dalam menjalani proses taa’ruf, kecuali jika sudah memasuki tahap serius yakni bertemu dengan masing-masing anggota keluarganya untuk merencanakan perkawinan dan proses komunikasinya pun harus didampingin oleh moderator dari jasa tersebut. Hal ini tentunya berbeda dengan situs biro jodoh lainnya, yang para member-nya dapat berkomunikasi secara langsung tanpa perantara pihak lain, dalam artian jasa tersebut hanya menyediakan fasilitas dan fiturnya saja Meilani, 2018.Namun, dengan mengikuti jasa tersebut bagi sebagian orang masih dianggap atau dipandang sebagai stigma yang negatif. Hal ini dikarenakan, pada umumnya dalam mencari pasangan seseorang akan mencarinya dengan offline dating. Dengan demikian, maka eksistensi biro jodoh tersebut merupakan sebuah jasa yang mengkomodir seseorang untuk mencari Jodoh Sebagai Kebutuhan atau TuntutanKebutuhan akan biro jodoh online termasuk kebutuhan akan rasa memiliki dan kasih sayang social needs, berdasarkan teori yang dipaparkan oleh Maslow menjelaskam bahwa kebutuhan fisiologis telah terpenuhi, maka muncul kebutuhan cinta, kasih sayang dan rasa memiliki-dimiliki. Kebutuhan ini meliputi dorongan untuk dibutuhkan oleh orang lain agar dianggap sebagai warga komunitas sosialnya. Bentuk pemenuhan kebutuhan ini seperti bersahabat, keinginan memiliki pasangan dan keturunan, serta kebutuhan untuk memberi dan menerima cinta McLeod, 2007.Trend mengikuti biro jodoh online sudah menjadi hal biasa dalam masyarakat di Indonesia, dikarenakan segudang aktivitas di dunia kerja mengakibatkan tak sedikit dari mereka mengabaikan hal asmaranya. Terjebak dalam rutinitas kerja yang padat membuat mereka sulit untuk bertemu orang baru. Oleh sebab itu, kehadiran layanan biro jodoh online seolah menjadi solusi yang tepat. Trend online dating biro jodoh online sudah menjadi kebutuhan di berbagai negara, khususnya di Indonesia dengan peminat yang terus menerus bertambah, maka layanan ini benar-benar menjawab apa yang dibutuhkan oleh para lajang saat ini Herdianti, 2018.Untuk mengakomodir kebutuhan pasangan, kehadiran online dating atau aplikasi biro jodoh di dunia maya biro jodoh online merupakan jawaban atas kebutuhan kaum lajang dalam mencari pasangan. Trend online dating terus merambah di seluruh penjuru nusantara. Perubahan perilaku sosial masyarakat Indonesia dalam mencari jodoh membuat para kaum lajang tidak segan untuk mencari pasangan hidupnya di dunia maya Finkel, et al, 2012Menjamurnya biro jodoh online di Indonesia, membuktikan bahwa pangsa pasar masih terbuka lebar dan terus berkembang pesat. Penetrasi internet di Indonesia yang terus meningkat hingga mencapai lebih dari 30% total penduduk Indonesia. Indonesia juga mengalami peningkatan tajam dalam penggunaan telepon selular ponsel atau smartphone, sehingga tidak menutup kemungkinan potensi biro jodoh online semakin maju dan berkembang pesat Hadikusuma, 1990.Untuk mengakomodir kebutuhan pasangan, kehadiran biro jodoh di dunia maya biro jodoh online merupakan jawaban atas kebutuhan kaum lajang dalam mencari pasangan. Trend online dating terus merambah ke seluruh penjuru nusantara. Namun tidak jarang juga sebagian orang masih menganggap online dating ini negative. Hal ini dikarenakan, pada umumnya dalam hal mencari pasangan seseorang akan mencarinya dengan offline dating. Dengan demikian eksistensi biro jodoh tersebut merupakan sebuah jasa mengakomodir kebutuhan seseorangan untuk mencari pasangan Hadikusuma, 1990. 115Analisis terhadap biro jodoh online Kebutuhan atau tuntutan Devi AzwindaBerangkat dari teori kebutuhan yang dikemukakan oleh Maslow McLeod, 2007 berdasarkan pengamatannya kebutuhan-kebutuhan dasar yang digambarkannya sebagai sebuah hierarki atau tangga yang menggambarkan kebutuhan yang sudah diuraikan diatas salah satunya adalah kebutuhan akan memiliki dan kasih sayang Social needs. Biro jodoh online merupakan bentuk terobosan baru dalam hal pencarian jodoh bagi yang membutuhkannya terutama bagi mereka yang berada di kota besar dikarenakan waktu mereka banyak tersita untuk bekerja, selain itu jasa ini diyakini lebih dinamis dan para user merasa nyaman saat menggunakannya. Sejauh ini biro jodoh online masih menjadi kebutuhan sebagai solusi untuk mencari SolusiBiro jodoh adalah sebuah layanan yang membantu seseorang untuk mencari pasangan. Biro jodoh online menawarkan solusi yaitu bantuan jasa bagi mereka yang mencari pasangan atau jodoh ketika seseorang kesulitan mencari pasangan hidup atau terlalu sibuk dengan rutinitas sehari-hati sehingga menyerahkan ke pihak lain untuk membantu mencarikan jodoh Aljawiy & Muklason, 2011. Di era modern ini biro jodoh lebih diminati karena dirasa lebih privasi, tidak perlu datang ke lokasi kantor biro jodoh tersebut sehingga privasi tetap biro jodoh online sudah menjadi trend di kalangan masyarakat, terutama di Indonesia. Dengan berbagai alasan seperti segudang aktivitas di dunia kerja yang mengakibatkan banyak dari mereka mengabaikan perihal asmaranya. Rutinitas kerja yang padat yang membuat mereka sulit untuk bertemu dengan orang baru. Oleh karena itu, dengan adanya biro jodoh online seolah menjadi jawaban dan solusi yang tepat. Kehadiran online dating atau aplikasi biro jodoh di dunia maya biro jodoh online merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat dalam mencari pasangan Cahyani & Ayu, 2020. Dan kehadiran online dating atau aplikasi biro jodoh di dunia maya biro jodoh online merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat dalam mencari pasangan dan merubaha perilaku sosial masyarakat Indonesia dalam mencari jodoh membuat para kaum lajang tidak segan untuk mencari pasangan hidupnya di dunia era modern saat ini yang dikenal dengan zaman serba digital, ternyata berimplikasi juga terhadap proses pencarian pasangan hidup, salah satunya dimanifestasikan dalam bentuk situs jasa pencarian jodoh. Preferensi orang terhadap biro jodoh online dapat dikatakan menjadi kebutuhan. Berangkat dari teori kebutuhan yang dikemukakan oleh Maslow berdasarkan pengamatannya kebutuhan-kebutuhan dasar yang digambarkannya sebagai sebuah hierarki atau tangga yang menggambarkan kebutuhan yang sudah diuraikan diatas salah satunya adalah kebutuhan akan memiliki dan kasih sayang Social needs. Biro jodoh online merupakan bentuk terobosan baru dalam hal pencarian jodoh bagi yang membutuhkannya terutama bagi mereka yang berada di kota besar dikarenakan waktu mereka banyak tersita untuk bekerja, selain itu jasa ini diyakini lebih dinamis dan para user merasa nyaman saat menggunakannya. Sejauh ini biro jodoh online masih menjadi kebutuhan sebagai solusi untuk mencari jodoh adalah sebuah layanan yang membantu seseorang untuk mencari pasangan. Biro jodoh online menawarkan solusi yaitu bantuan jasa bagi mereka yang mencari pasangan atau jodoh ketika seseorang kesulitan mencari pasangan hidup atau terlalu sibuk dengan rutinitas sehari-hati sehingga menyerahkan ke pihak lain untuk membantu mencarikan jodoh. Di era modern ini biro jodoh lebih diminati karena dirasa lebih privasi, tidak perlu datang ke lokasi kantor biro jodoh tersebut sehingga privasi tetap TERIMA KASIHPenulis mengucapkan terima kasih kepada Redaksi Humanika, Kajian Ilmah Mata Kuliah Umum atas dimuatnya tulisan ini. 116Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, Vol. 22. No. 2. 2022, 107-116DAFTAR PUSTAKAAljawiy, A. Y., & Muklason, A. 2011. Jejaring sosial dan dampak bagi penggunanya. Journal. www. unipdu. ac. id, 11.Azzulfa, F. A. 2020. Biro Jodoh Online Kebutuhan atau Tuntutan. Al Maqashidi, 31, J. I. 2018. Konstruksi Hukum Keluarga di Indonesia melalui Pendekatan Psikologi. Al-Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education, 22, R. A., & Ayu, R. F. 2020. Biro Jodoh Online Kegunaan Dan Dampak. JURIS Jurnal Ilmiah Syariah, 192, F. 2014. Fenomena Online Dating Studi pada Perempuan Muda di Jakara. FISIP E. J., Eastwick, P. W., Karney, B. R., Reis, H. T., & Sprecher, S. 2012. Online dating A critical analysis from the perspective of psychological science. Psychological Science in the Public interest, 131, H. 1990. Hukum Perkawinan Indonesia, Cet. I. Ke-1. Mandar A. H. 2018. Pencarian jodoh melalui aplikasi tinder di era digital Doctoral dissertation, Universitas Airlangga.Hildawati, H., & Lestari, A. 2019. Taaruf online dan offline. Emik, 22, D., & Utami, N. S. 2021. Fenomena Biro Jodoh Online Kebutuhan Atau Tuntutan. Al-Mabsut Jurnal Studi Islam dan Sosial, 151, S. 2007. Maslow’s hierarchy of needs. Simply psychology, 11-18.Meilani, N. L. 2014. Artikulasi persepsi dan preferensi pemanfaatan biro jodoh oleh perempuan. Jurnal Parallela, 11, K. 2005. Hukum Perkawinan I Dilengkapi Perbandingan UU Negara Muslim Kontemporer. ACAdeMIA & H. 2017. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Menemukan Pasa ngan Hidup Menurut Kelas Cinta Doctoral dissertation, Tesis.Rusdi. 2019. “Kencan Islami Studi Antusiasme Mahasiswa Mengikuti Kajian dan Praktik Ta’aruf di rumah Ta’aruf Majelis Calon Ayah Amanah Yogyakarta”, Skripsi Universitas Islam Negeri Sunan A. P., & Anshori, I. 2018. Model Biro Jodoh Islami dalam Perkawinan Studi Kasus Peran Lembaga Biro Jodoh Islami Etty Sunanti di Surabaya. Maqasid Jurnal Studi Hukum Islam, 22.Syarifudin, A. 2009. Hukum perkawinan di Indonesia. F. A. 2017. Sistem Informasi Biro Jodoh Online. Informasi dan Teknologi Ilmiah INTI, 51, A., & Ridwan, H. H. 2017. Eksplorasi Media Komunikasi Pencarian Jodoh Online Studi Kasus Situs Setipe. com. Prosiding Magister Ilmu Komunikasi, 12.Zed, M. 2004. Metode peneletian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this Amelia CahyaniRizqa Febry AyuAlong with the development of technology in the digital era, it is increasingly easier to access communication. Various applications used in the process of finding a partner. One of them is the emergence of an online matchmaking application which is experiencing rapid development. So that the transition to the concept of matchmaking from conventional to online is not new, along with the times. This research focuses on the implications for today's online matchmaking agencies. This research used a qualitative approachand using descriptive analytical method. The results showed thatonline matchmaking agencies, although they have positive and negative impacts for their users, but it is not an obstacle for partner seekers through J Finkel Paul W EastwickBenjamin R. KarneySusan SprecherOnline dating sites frequently claim that they have fundamentally altered the dating landscape for the better. This article employs psychological science to examine a whether online dating is fundamentally different from conventional offline dating and b whether online dating promotes better romantic outcomes than conventional offline dating. The answer to the first question uniqueness is yes, and the answer to the second question superiority is yes and no. To understand how online dating fundamentally differs from conventional offline dating and the circumstances under which online dating promotes better romantic outcomes than conventional offline dating, we consider the three major services online dating sites offer access, communication, and matching. Access refers to users' exposure to and opportunity to evaluate potential romantic partners they are otherwise unlikely to encounter. Communication refers to users' opportunity to use various forms of computer-mediated communication CMC to interact with specific potential partners through the dating site before meeting face-to-face. Matching refers to a site's use of a mathematical algorithm to select potential partners for users. Regarding the uniqueness question, the ways in which online dating sites implement these three services have indeed fundamentally altered the dating landscape. In particular, online dating, which has rapidly become a pervasive means of seeking potential partners, has altered both the romantic acquaintance process and the compatibility matching process. For example, rather than meeting potential partners, getting a snapshot impression of how well one interacts with them, and then slowly learning various facts about them, online dating typically involves learning a broad range of facts about potential partners before deciding whether one wants to meet them in person. Rather than relying on the intuition of village elders, family members, or friends or to select which pairs of unacquainted singles will be especially compatible, certain forms of online dating involve placing one's romantic fate in the hands of a mathematical matching algorithm. Turning to the superiority question, online dating has important advantages over conventional offline dating. For example, it offers unprecedented and remarkably convenient levels of access to potential partners, which is especially helpful for singles who might otherwise lack such access. It also allows online daters to use CMC to garner an initial sense of their compatibility with potential partners before deciding whether to meet them face-to-face. In addition, certain dating sites may be able to collect data that allow them to banish from the dating pool people who are likely to be poor relationship partners in general. On the other hand, the ways online dating sites typically implement the services of access, communication, and matching do not always improve romantic outcomes; indeed, they sometimes undermine such outcomes. Regarding access, encountering potential partners via online dating profiles reduces three-dimensional people to two-dimensional displays of information, and these displays fail to capture those experiential aspects of social interaction that are essential to evaluating one's compatibility with potential partners. In addition, the ready access to a large pool of potential partners can elicit an evaluative, assessment-oriented mindset that leads online daters to objectify potential partners and might even undermine their willingness to commit to one of them. It can also cause people to make lazy, ill-advised decisions when selecting among the large array of potential partners. Regarding communication, although online daters can benefit from having short-term CMC with potential partners before meeting them face-to-face, longer periods of CMC prior to a face-to-face meeting may actually hurt people's romantic prospects. In particular, people tend to overinterpret the social cues available in CMC, and if CMC proceeds unabated without a face-to-face reality check, subsequent face-to-face meetings can produce unpleasant expectancy violations. As CMC lacks the experiential richness of a face-to-face encounter, some important information about potential partners is impossible to glean from CMC alone; most users will want to meet a potential partner in person to integrate their CMC and face-to-face impressions into a coherent whole before pursuing a romantic relationship. Regarding matching, no compelling evidence supports matching sites' claims that mathematical algorithms work-that they foster romantic outcomes that are superior to those fostered by other means of pairing partners. Part of the problem is that matching sites build their mathematical algorithms around principles-typically similarity but also complementarity-that are much less important to relationship well-being than has long been assumed. In addition, these sites are in a poor position to know how the two partners will grow and mature over time, what life circumstances they will confront and coping responses they will exhibit in the future, and how the dynamics of their interaction will ultimately promote or undermine romantic attraction and long-term relationship well-being. As such, it is unlikely that any matching algorithm that seeks to match two people based on information available before they are aware of each other can account for more than a very small proportion of the variance in long-term romantic outcomes, such as relationship satisfaction and stability. In short, online dating has radically altered the dating landscape since its inception 15 to 20 years ago. Some of the changes have improved romantic outcomes, but many have not. We conclude by a discussing the implications of online dating for how people think about romantic relationships and for homogamy similarity of partners in marriage and b offering recommendations for policymakers and for singles seeking to make the most out of their online dating sosial dan dampak bagi penggunanyaA Y AljawiyA MuklasonAljawiy, A. Y., & Muklason, A. 2011. Jejaring sosial dan dampak bagi penggunanya. Journal. www. unipdu. ac. id, 11.F A AzzulfaAzzulfa, F. A. 2020. Biro Jodoh Online Kebutuhan atau Tuntutan. Al Maqashidi, 31, Hukum Keluarga di Indonesia melalui Pendekatan PsikologiJ I BahariBahari, J. I. 2018. Konstruksi Hukum Keluarga di Indonesia melalui Pendekatan Psikologi. Al-Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education, 22, Online Dating Studi pada Perempuan Muda di JakaraF FebrinaFebrina, F. 2014. Fenomena Online Dating Studi pada Perempuan Muda di Jakara. FISIP Perkawinan IndonesiaH HadikusumaHadikusuma, H. 1990. Hukum Perkawinan Indonesia, Cet. I. Ke-1. Mandar jodoh melalui aplikasi tinder di era digital Doctoral dissertationA H HerdiantiHerdianti, A. H. 2018. Pencarian jodoh melalui aplikasi tinder di era digital Doctoral dissertation, Universitas Airlangga.Taaruf online dan offlineH HildawatiA LestariHildawati, H., & Lestari, A. 2019. Taaruf online dan offline. Emik, 22, 128-148.

hukum mencari jodoh di internet